Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH SABANG RNDITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI
Pengarang
VICA ARMAYA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Irham - 197108211999031001 - Dosen Pembimbing I
Syahrul Purnawan - 198406122009121003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1811101010070
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daerah pesisir merupakan daerah yang rentan akan perubahan baik dari segi hidrooseanografi
ataupun
geomorfologi.
Oleh
karena
itu
penelitian
tentang
indeks
kerentanan
pesisir
perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui indeks kerentanan pesisir
wilayah Sabang ditinjau dari geomorfologi pantai. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode Coastal Vulnerability Index (CVI) yang diukur dengan
menggunakan empat parameter geologi yang terdiri dari parameter geomorfologi, elevasi
pantai, kemiringan pantai dan perubahan garis pantai. Hasil dari penelian ini
menunjukan bahwa pesisir wilayah Sabang memiliki tingkat kerentanan sangat rentan
yaitu sekitar 0,61% , kelas kerentanan rentan yaitu sekitar 31,76%, kelas kerentanan
sedang yaitu sekitar 17,00%, kelas kerentanan kurang rentan yaitu sekitar 16,18%,
kelas kerentanan tidak rentan yaitu sekitar 34,4%. Pada wilayah Sabang yang
mendominasi yaitu kelas kerentanan tidak rentan sekitar 34,45% dikarenakan pada
wilayah itu merupakan pantai berpasir.
Kata Kunci : kerentanan pesisir, Coastal Vulnerability Index, pesisir wilayah Sabang
Coastal areas are areas that are vulnerable to changes both in terms of hydrooceanography and geomorphology. Therefore, research on the coastal vulnerability index needs to be carried out with the aim of knowing the coastal vulnerability index of the Sabang area in terms of coastal geomorphology. The method used in this study is the Coastal Vulnerability Index (CVI) method which is measured usingfour geological parameters consisting of geomorphological parameters, coastal elevation, coastal slope and shoreline changes. The results of this study indicate that the coastal area of Sabang has a very vulnerable level of vulnerability, which is about 0.61%, a vulnerable vulnerability class is around 31.76%, a moderate vulnerability class is around 17.00%, a less vulnerable vulnerability class is around 16.18 %, the vulnerability class is not vulnerable which is around 34.4%. In the Sabang area, which dominates, the vulnerability class is not vulnerable, which is around 34.45% because the area is a sandy beach. Keywords: coastal vulnerability, Coastal Vulnerability Index, coastal area of Sabang
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH JAYA BAGIAN BARAT DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI (HUSNUL MUBARAK, 2024)
ANALISIS KERENTANAN GEOMORFOLOGI PESISIR ACEH JAYA WILAYAH TIMUR (RIFQHI HILAL AMRI, 2025)
INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH BESAR DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI (Ichsan Munandar, 2021)
KAJIAN PEMETAAN KERENTANAN FISIK WILAYAH PESISIR PANTAI UTARA – TIMUR ACEH (AGUS SUMARDI, 2019)
ANALISIS KERENTANAN PESISIR DI PULAU BREUH BERDASARKAN GEOMORFOLOGI PANTAI (Ima Ulina Sirait, 2022)