MANAJEMEN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KANUPATEN ACEH BARAT DALAM MELAKSANAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERDASARKAN DANA OTONOMI KHUSUS ACEH TAHUN 2019-2021 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MANAJEMEN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KANUPATEN ACEH BARAT DALAM MELAKSANAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERDASARKAN DANA OTONOMI KHUSUS ACEH TAHUN 2019-2021


Pengarang

DY HAKIMIL MAHMUD - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wais Alqarni - 199204262019031019 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1810104010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Barat merupakan lembaga penunjang Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang bertugas membantu Bupati dan jajarannya dalam merumuskan kebijakan di bidang perencanaan dan pembangunan pada wilayah Kabupaten Aceh Barat. Dalam pelaksanaannya masih terdapat wilayah-wilayah yang belum mendapatkan perhatian oleh pemerintah dan mengalami masalah seperti jalan yang rusak dan jembatan penghubung antar desa yang belum dibangun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manajemen dan hambatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Barat dalam melaksanakan perencanaan pembangunan. Penelitian ini menggunakan teori manajemen dan perencanaan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan fungsi manajemen terhadap perencanaan pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Barat sudah melaksanakan lima fungsi manajemen dengan baik. Namun dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan belum menjangkau semua wilayah di Kabupaten Aceh Barat, dikarenakan adanya skala prioritas yang diterapkan dalam perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan. Hambatan yang dialami oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Barat adalah anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, dan persepsi masyarakat. Untuk itu maka diharapkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Barat memaksimalkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang ada dengan mengadakan pelatihan, lebih gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh aktor pembangunan, menambah Sumber Daya Manusia baru, baik yang berstatus PNS atau tenaga kontrak, membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik lagi dengan aparatur desa dan masyarakat agar penentuan skala prioritas tidak merugikan masyarakat di wilayah tertentu serta adanya pemerataan pembangunan.
Kata Kunci: Manajemen, Perencanaan Pembangunan, Aceh Barat

ABSTRACT The Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Aceh Barat Regency is a supporting institution for the Aceh Barat Regency Government tasked with assisting the Regent and his staff in formulating policies in the planning and development sector in the Aceh Barat Regency. In practice, there are still areas that have not received attention from the government and are experiencing problems such as damaged roads and bridges connecting villages that have not been built. This study aimed to determine the management and obstacles of the Regional Development Planning Board of Aceh Barat Regency in implementing development planning. This research uses management theory and development planning. This study uses a research method with a qualitative descriptive approach. In analyzing the data using data reduction techniques, data presentation, and concluding. The results of the study indicate that in carrying out the management function of development planning, the Regional Development Planning Agency of West Aceh Regency has performed five management functions well. However, in the implementation of development planning, it has not reached all areas in Aceh Barat Regency, due to the priority scale applied in the development planning to be implemented. The obstacles experienced by the Regional Development Planning Agency of Aceh Barat Regency are budget, limited human resources, and public perception. For this reason, it is expected that the Regional Development Planning Agency of Aceh Barat Regency maximizes the improvement of the quality of existing Human Resources by conducting training, more intensively conducting socialization among all development actors, adding new Human Resources, both civil servants and contract workers, building communication and even better coordination with village officials and the community so that the determination of the priority scale does not harm the community in certain areas and there is equitable distribution of development. Keywords: Management, Development Planning, Aceh Barat

Citation



    SERVICES DESK