<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104688">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI DAN HUBUNGAN KEKERABATAN TANAMAN MUTAN(M1) CABAI LOKAL ACEH HASIL IRRADIASI SINAR GAMMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAKI MUBARAK RAJI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai Perintis merupakan salah satu varietas yang berasal dari Aceh Besar dan Pidie Jaya. Pengembangan cabai Perintis melalui serangkaian kegiatan pemuliaan tanaman diharapkan mampu meningkatkan keragaman genetik cabai lokal. Upaya untuk meningkatkan keragaman genetik dapat dilakukan dengan metode mutasi melalui irradiasi sinar gamma dengan berbagai taraf dosis. Tahapan dalam merakit varietas unggul yaitu dengan membentuk keragaman genetik, karakterisasi dan menganalisis hubungan kekerabatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mengetahui hubungan kekerabatan tanaman mutan M1 cabai lokal Aceh (varietas Perintis) hasil irradiasi sinar gamma. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Sektor Timur dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tamanan, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Oktober 2021 sampai Februari 2022. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non-faktorial  dengan empat ulangan. Faktor yang diteliti meliputi satu varietas lokal Aceh (Perintis) sebagai tetua, tiga genotipe mutan (M1) dengan berbagai taraf dosis irradisis sinar gamma dan satu varietas nasional (Lado F1) sebagai pembanding. Pendugaan hubungan kekerabatan dilakukan menggunakan klaster Hierarchical Cluster Analysis dengan metode Average Linkage (Between Groups). Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis irradiasi 200 Gy berpotensi menghasilkan mutan terbaik pada karakter tinggi tanaman, tinggi dikotomus dan lebar daun. Pemberian dosis irradiasi 300 Gy berpotensi menghasilkan mutan terbaik pada karakter diameter batang, diameter buah dan ketebalan kulit buah. Terdapat keragaman pada karakter kualitatif warna batang, bentuk daun, posisi tangkai bunga, bentuk pangkal buah, warna buah intermediate, dan warna buah cabai. Pengelompokan tiga genotipe mutan (M1) dan dua varietas cabai berdasarkan pomotongan dendogram pada tingkat kesamaan 95% menghasilkan tiga klaster, klaster I terdiri atas dua anggota (genotipe mutan dosis 100 Gy dan Lado F1), klaster II terdiri atas satu anggota (varietas tetua) dan klaster III  terdiri atas dua anggota (genotipe mutan dosis 200 Gy dan 300 Gy).&#13;
&#13;
Kata kunci: Karakterisasi, Klasterisasi, dan Mutasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104688</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-17 13:06:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 09:29:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>