<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104663">
 <titleInfo>
  <title>THE IMPACT OF VOCABULARY INSTRUCTION WITH THINK-PAIR-SHARE TECHNIQUE ON READING ABILITY (AN EXPERIMENTAL STUDY AT SMPN 4 BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anisa Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  KIP  Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: Pengajaran kosakata secara eksplisit, keterampilan membaca, level kosakata.&#13;
&#13;
Kosakata dan membaca merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran bahasa, dan peserta didik diharapkan untuk memiliki ukuran kosakata yang memadai agar mudah memahami teks Bahasa Inggris. Oleh karena itu, pembelajaran kosakata perlu diterapkan dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran kosakata terhadap kemampuan peserta didik dalam memahami teks bacaan. Penelitian ini fokus terhadap teks recount dan kosakata berfrekuensi tinggi yang digunakan dalam teks tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melibatkan 30 speserta didik tingkat menengah pertama, lalu data penelitian ini diambil dari nilai pretest dan posttest peserta didik. Tujuh jam pembelajaran kosakata diberikan diantara kedua tes tersebut. Selanjutnya, data penelitian dianalisis menggunakan paired sample t-test dan Wilcoxon signed rank test untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran kosakata diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap nilai peserta didik dalam tes membaca, dan nilai peserta didik juga meningkat secara signifikan dalam menjawab dan menentukan informasi rinci yang terdapat dalam teks tersebut. Sementara itu, nilai peserta didik dalam mencari gagasan utama dan menjawab soal referen (rujukan) tidak menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah pembelajaran kosakata diimplementasikan. Hasil penelitian mengusulkan bahwa mengajar kosakata secara eksplisit perlu diterapkan dalam proses pembelajaran, karena hal tersebut terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami teks bacaan Bahasa Inggris.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 19:59:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 08:28:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>