Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POLA DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN PADA GUDANG BATAM DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN SUMATERA UTARA
Pengarang
Sri Wulandari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Salmarika - 199601232021022101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1811103010024
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan merupakan salah satu tempat pendaratan ikan yang terletak di bagian Timur Sumatera Utara. Gudang Batam adalah perusahaan bergerak dalam bidang distribusi dan pemasaran untuk ekspor dan impor dari hasil tangkapan nelayan sekitar PPS Belawan. Ikan yang sering didaratkan di Gudang Batam yaitu ikan Biji Nangka (Upeneus moluccensis), Layang (Decapterus sp), Biji Kuning (Upeneus tragula), Kurisi (Nemipterus nematophorus), dan Tongkol (Euthynnus affinis). Sejauh ini, pola distribusi hasil tangkapan ikan yang terjadi di gudang batam masih melibatkan banyak pihak – pihak dalam kegiatan pemasaran, sehingga dikhawatirkan akan berdampak terhadap efektivitas pola distribusi ikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi ikan dan nilai margin pemasaran ikan di gudang batam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2022 di Gudang Batam. Metode penelitian ini menggunakan metode survei. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dan analisis margin pemasaran. Hasil dari penelitian ini diperoleh 2 pola distribusi yang terjadi di Gudang Batam. Pola distribusi tingkat I yaitu nelayan, toke bangku, pedagang besar, Gudang Batam, dan konsumen, pola distribusi tingkat II yaitu melibatkan toke bangku, Gudang Batam, dan konsumen. Pola distribusi II lebih baik dibandingkan dengan pola distribusi I karena lebih sedikit melibatkan pihak yang terlibat dalam kegiatan pemasaran. Namun, kedua pola distribusi tersebut tetap dapat digunakan karena memiliki nilai margin pemasaran < 50% dan nilai fisherman share > 50%, dimana pola distribusi tersebut sudah tergolong efisien.
Kata Kunci: Pola Distribusi, Margin Pemasaran, PPS Belawan.
Belawan Ocean Fishing Port (PPS) is a fish landing site located in the eastern part of North Sumatra. Gudang Batam is a company engaged in distribution and marketing for the export and import of the catches of fishermen around PPS Belawan. Fish that are often landed in Batam Warehouse are Jackfruit Seed (Upeneus moluccensis), Layang (Decapterus sp), Yellow Seed (Upeneus tragula), Kurisi (Nemipterus nematophorus), and Tongkol (Euthynnus affinis). So far, the distribution pattern of fish catches that occur in Batam warehouses still involves many parties in marketing activities, so it is feared that it will have an impact on the effectiveness of the fish distribution pattern. This study aims to determine the distribution pattern of fish and the value of fish marketing margins in Batam warehouses. This research was conducted in February 2022 at Gudang Batam. This research method uses a survey method. Data collection methods used are observation, interviews and documentation. The data analysis used in this research is descriptive method and marketing margin analysis. The results of this study obtained 2 distribution patterns that occur in Batam Warehouse. The first is level distribution pattern it is fishermen, bench toke, wholesalers, Batam warehouse, and consumers, The second is level distribution pattern involves bench toke, Batam warehouse, and consumers. Distribution pattern II is better than distribution pattern I because it involves fewer parties involved in marketing activities. However, the two distribution patterns can still be used because they have a marketing margin value of 50%, where the distribution pattern is classified as efficient. Keywords: Distribution Pattern, Marketing Margin, PPS Belawan
KAJIAN DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA LAMPULO, BANDA ACEH (DINA HARTINI, 2022)
POLA DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN LAYANG (DECAPTERUS SP.) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA (Silva Maitessa, 2024)
PENGARUH HARGA TERHADAP PENJUALAN HASIL LAUT PADA PT. YASURIANG SAMUDERA REZEKI BELAWAN, SUMATERA UTARA (DEBY INDAH PUSPITA, 2024)
STUDI KASUS PEMBERANTASAN ILLEGAL UNREPORTED UNREGULATED (IUU) FISHING DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN (AULIA FITRI JAMAL, 2019)
KAJIAN DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) LAMPULO, BANDA ACEH (Muhammad Sandi, 2024)