HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR BUDAYA DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WLLAYAH KERJARNPUSKESMAS BAITUSSALAM ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR BUDAYA DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WLLAYAH KERJARNPUSKESMAS BAITUSSALAM ACEH BESAR


Pengarang

Ahyana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0271120001

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebudayaan adalah suatu sistem yang terdiri dari pengetahuan. kepercayaan. sikap, dan nilai yang mempengaruhi status gizi ibu hamil melalui makanan yang dikonsumsi (Almatsier 2002).Makanan pantang adalah bahan makanan yang tidak boleh dimakan oleh para individu dalam masyarakat karena alasan-alasan bersifat budaya. Biasanya pihak yang diharuskan memantang memiliki ciri-ciri tertentu karena sedang hamil, dan dalam kebudayaan setempat terdapat suatu kepercayaan tertentu terhadap bahan makanan terse but (Meutia, 1998). Penelitian ini bertujuan melihat ada tidaknya hubungan faktor-faktor budaya dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar. Desain penelitian adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel adalah proportional sampling dengan teknik purposive sampling dan ukuran sample diperoleh dengan menggunakan rumus Notoatmodjo dengan jumlah sample 30 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 5 Desember sampai dengan 12 Desember 2006. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data diolah secara manual dengan menggunakan rumus chi square pada probabilitas (l = 5 % (0,05) dan derajat kebebasan (df) = I, dengan ketentuan jika
X2 hitung < X2 tabel hipotesa null (Ho) diterima yang berarti tidak ada hubungan dan sebaLiknya apabila X2 hitung > X2 tabel maka hipotesa (Ha) diterima yang berarti ada hubungan. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara faktor-faktor budaya dengan status gizi ibu hamil. tidak ada hubungan antara faktor pengetahuan dengan status gizi ibu hamil. ada hubungan antara faktor kepercayaan dengan status gizi ibu hamil.tidak ada hubungan antara faktor sikap dengan status gizi ibu hamil. tidak ada hubungan antara faktor nilai dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar.

Kata kunci : Faktor- faktor budaya, faktor pengetahuan, faktor kepercayaan,faktor sikap, faktor nilai,
status gizi, ibu hamil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK