<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104604">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI BAITUL MAL ACEH DALAM OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HUSNI MUBARAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Qanun Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, Pasal 1 Angka 31 disebutkan bahwa zakat adalah harta yang diserahkan oleh muzakki dan dipungut langsung oleh BMA atau BMK atau BMG sebagai kewajiban atas harta atau penghasilan sesuai dengan ketentuan syariat untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Baitul Mal Aceh merupakan lembaga yang memiliki wewenang dan bertanggung jawab atas pengelolaan zakat di Aceh dengan tujuan mengotimalkan pengumpulan zakat. Namun realitanya, masih terdapat permasalahan terkait optimalisasi pengumpulan zakat di Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan strategi Baitul Mal Aceh dalam optimalisasi pengumpulan zakat di Provinsi Aceh dan Untuk mengetahui dan menjelaskan apa saja faktor yang menghambat strategi Baitul Mal Aceh dalam optimalisasi pengumpulan zakat di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Baitul Mal Aceh dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat di Provinsi Aceh sudah membentuk beberapa strategi diantaranya strategi regulasi, strategi audiensi dan sosialisasi, strategi jemput bola dan strategi pengembangan website. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak terdapat hambatan dari segi regulasi seperti tidak adanya kesepakatan bersama antara stakeholder dengan Baitul Mal Aceh sehingga pelaksanaannya tidak sesuai dengan harapan, pelaksanaan seperti sosialisasi tidak berjalan dengan maksimal serta kurangnya kepercayaan pedagang terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Baitul Mal Aceh yang menyebabkan pengumpulan zakat di Provinsi Aceh belum optimal. Diharapkan Baitul Mal Aceh dapat lebih dekat dengan masyarakat dengan cara membuat program sosialisasi serentak dengan stakeholder wajib zakat dan menjalankan fungsi koordinasi dengan pihak lembaga vertikal agar kedepannya bisa menjalin hubungan sebagai mitra kerja serta memaksimalkan proses pelaksanan dan penerapan startegi di lapangan agar pengumpulan zakat di Provinsi Aceh optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104604</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 15:37:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 07:44:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>