Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PERBEDAAN JARAK PLAT KOPEL PADA PROFIL TERSUSUN TERHADAP BEBAN TEKAN ULTIMIT
Pengarang
Muhammad Kurnia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9941111020
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dan perbedaan jarak dari plat kopel pada batang tekan profil tersusun terhadap beban tekan ultimit, defleksi dan pola tekuk. Struktur yang ditinjau adalah profil baja siku 40.40.4 mm rangkap empat (-) dengan jarak antar profil 4 cm dan dengan panjang 240 cm dalam tiga variasi yaitu batang tekan tanpa plat kopel (L, = 240 cm). batang tekan dengan dua plat kopel (L, = 80 cm). dan batang tekan dengan empat plat kopel (L, = 48 cm). Jumlah bend a uji untuk setiap perlakuan adalah satu buah. Tumpuan benda uji sendi-sendi. Pengujian batang tekan di laboratorium dilakukan dengan memberikan beban seeara perlahan-Iahan pada tumpuan secara sentris sampai benda uji mencapai beban ultimit. Setiap tahap pembebanan dicatat baik besarnya beban maupun defleksi yang terjadi. yang diperoleh pada pencatatan load cell, dan defleksi dibaea oleh displacement transducer yang dihubungkan dengan data logger. Beban tekan hasil penelitian dibandingkan dengan hasil perhitungan secara teoritis. Modulus elastisitas (E) baja yang digunakan, diperoleh dari uji tarik baja untuk masing-masing perlakuan sesuai dengan standar American Society for Testing and Materials (ASTM). Hasil uji tarik masing-masing sampeI dari benda uji batang tekan penelitian menunjukkan bahwa mutu baja untuk benda uji batang tekan tanpa plat kopel. ay = 4072,236 kg/cm2 dengan E = 2036118 kg/cm; untuk benda uji batang tekan dengan jarak plat kopel 80 cm. ay = 3650.254 kg/cm2 dengan E = 1825127 kg/cm2 dan untuk benda uji dengan jarak plat kopel 48 cm. ay = 3921.385 kg/cm2 dengan E = 2049906 kg/cm. Beban ultimit batang tekan hasil penelitian untuk masing-masing perlakuan benda uji tanpa plat kopel. dengan jarak plat kopel 80 cm dan 48 cm berturut-turut diperoleh P = 5724 kg, 8931 kg dan 10862 kg dengan defleksi masing-masing adalah 2,617 cm; 2.914 cm dan 2.860 cm. Pola tekuk yang terjadi pada benda uji tanpa plat kopel adalah tekuk lokal (local buckling) terhadap sumbu 11 elemen batang. Pada benda uji dengan jarak plat kopel 80 cm dan 48 cm terjadi tekuk total (total buckling) dengan arah sumbu terlemah (sumbu x). Sebagai perbandingan. hasil perhitungan secara teoritis untuk beban ultimit batang tekan tanpa plat kopel. batang tekan dengan jarak plat kopel 80 cm dan dengan jarak plat kopel 48 cm berturut-turut adalah P = 2458.116 kg. P
= 10901,880 kg dan P = 13081.770 kg.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PERBEDAAN JARAK PLAT KOPEL PADA PROFIL TERSUSUN TERHADAP BEBAN TEKAN ULTIMLT (Indra Moulwian, 2022)
ANALISIS KAPASITAS DUKUNG KOLOM PROFIL BAJA DAN BETON BUSARN(STUDI PERBEDAAN DIMENSI DAN PROFIL TERTUTUP) (Munawir Siddiq, 2024)
PENGARUH PENYUSUNAN PROFIL BAJA TERHADAP KAPASITAS DUKUNG KOLOM PROFIL BAJA DENGAN BETON BUSA (Sri Triyani, 2024)
STUDI KEKUATAN TEKAN PROFIL BAJA SIKU GANDA BERPENGHUBUNG PELAT KOPEL DAN LACING TUNGGAL DENGAN SAMBUNGAN BAUT DI KEDUA UJUNG TUMPUAN (nurul hasanah, 2024)
PENGARUH KUAT TEKAN BETON TERHADAP KAPASITAS LENTUR DAN DAKTILITAS BALOK SANDWICH PRACETAK SUATU PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN BALOK SANDWICH DENGAN KUAT TEKAN BETON 20 MPA; 30 MPA DAN 40 MPA (MURTADHA, 2024)