<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104554">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI GAMPONG TRIENG MATANG UBI KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ipah Nazira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tujuannya untuk membantu ekonomi masyarakat miskin memenuhi kebutuhannya baik melalui akses layanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) yang dijalankan oleh pelaksana PKH serta menemukan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan PKH. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode ini memakai teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Gampong Trieng Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara pelaksana PKH telah menjalankan tugas-tugas yang berupa pertemuan awal dan sosialisasi PKH, pendampingan PKH dan penyaluran bantuan PKH dengan menerapkan prinsip Otoritas Legal Rasional Max Weber yang meliputi prinsip standarisasi dan formulasi, prinsip pembagian kerja dan spesialisasi, prinsip hirarki otoritas, prinsip profesional dan prinsip dokumentasi tertulis. Faktor pendukung dalam Program Keluarga Harapan meliputi dapat membantu masyarakat miskin baik dalam pendidikan dan kesehatan anaknya hingga kebutuhan sehari-hari dan membawa perubahan dalam masyarakat baik jaminan sosial maupun pola pikir masyarakat. Faktor penghambat dalam Program Keluarga Harapan yaitu pendampingan PKH tidak dilaksanakan setiap bulan tetapi dilaksanakan tiga bulan sekali di karenakan banyak masyarakat penerima PKH di Gampong Trieng Matang Ubi bekerja di sawah. Karena pendampingan tidak berjalan dengan baik maka sebagian penerima PKH Gampong Trieng Matang Ubi menghadiri pertemuan kelompok di gampong lain dengan pendamping PKH yang sama.  &#13;
Kata Kunci: Implementasi, Program Keluarga Harapan (PKH), Otoritas  Legal Rasional</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POOR PEOPLE - GOVERNMENT PROGRAMS</topic>
 </subject>
 <classification>353.533 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104554</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 12:16:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-09 11:22:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>