<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104515">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI KLINIK SWASTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vera Sandopa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemberian kolostrum pada anak usia 0-23 bulan di Aceh berkisar antara 83,2% diberikan semua, 9,9% dibuang sebagian dan 2,4% dibuang semua. Masih adanya ibu yang membuang kolostrum di karenakan beranggapan bahwa kolostrum adalah kotoran atau ASI yang harus dibuang, sehingga menyebabkan bayi rentan terkena berbagai macam penyakit infeksi. Salah satu yang menghambat ibu tidak memberikan kolostrum segera pada bayi ialah kurangnya pengetahuan ibu post partum mengenai pentingnya kolostrum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Klinik Swasta Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode descriptive correlational dengan desain cross-sectional study.Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Maret–19 April 2022.Populasi penelitian adalah seluruh ibu post partum yang melahirkan 6 jam pertama di Klinik Swasta Banda Aceh, sampel dipilih dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 50 ibu post partum. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disusun oleh peneliti berdasarkan teori dan konsep yang ada dan telah dilakukan uji validitas serta realibilitasdan lembar observasi Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang diisi langsung oleh bidan yang menolong persalinan. Data penelitian menggunakan analisis univariat dan juga bivariat yang diuji dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 22 ibu post partum (44%) memiliki pengetahuan cukup tentang pemberian kolostrum. Hasil analisis menunjukkan p-value = 0,000 artinya terdapat hubunganantara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Diharapkan kepada ibu hamil mendapatkan edukasi IMD sejak pemeriksaan ANC untuk memberikan kolostrum sedini mungkin kepada bayi setelah persalinan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104515</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 10:40:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 15:07:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>