<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104449">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN RISIKO PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHAFIRA ATTALLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menempati urutan tiga besar penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin serta penyebab kematian pada 15% ibu hamil di seluruh dunia. Salah satu gejala preeklampsia yaitu peningkatan tekanan darah yang dapat dicegah dengan melakukan aktivitas fisik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan risiko preeklampsia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam dengan menggunakan teknik purposive sampling yangberjumlah 86 ibu hamil. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Pregnancy Physical Activity Questionnaire (PPAQ) dan kuesioner risiko preeklampsia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan aktivitas fisik (p-value 0,000), aktivitas rumah tangga (p-value0,024), aktivitas pekerjaan (p-value 0,008), aktivitas transportsi (p-value 0,000) dengan risiko preeklampsia. Terdapat aktivitas yang tidak memiliki hubungan dengan risiko preeklampsia yaitu aktivitas olahraga (p-value 0,223), dan aktivitas yang tidak aktif (p-value 0,106). Direkomendasikan kepada petugas&#13;
pelayanan kesehatan untuk dapat meningkatkan promosi edukasi terkait pentingnya aktivitas fisik selama kehamilan serta dampak dari kurangnya melakukan aktivitas fisik dalam mencegah terjadinya risiko preeklampsia.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY COMPLICATIONS - OBSTETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 16:36:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 09:56:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>