<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104429">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PENCELUPAN LILIN LEBAH TERHADAP MASA SIMPAN CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) DENGAN PENAMBAHAN LENGKUAS UNTUK KETAHANAN ANTRAKNOSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALWA NIRWANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai merah merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena nilai ekonomisnya yang tinggi. Namun produksi cabai di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan. Rendahnya produktivitas cabai disebabkan oleh pertumbuhan mikroorganisme pembusuk seiring dengan perubahan fisiologis produk selama pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi dan Lama Pencelupan Lilin Lebah Terhadap Masa Simpan Cabai (Capsicum Annum L.) dengan Penambahan Lengkuas untuk Ketahanan Antraknosa Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura, Laboratorium Teknologi Benih dan Laboratorium Penyakit Tumbuhan Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh pada bulan Januari sampai Februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi lilin lebah dengan penambahan ekstrak lengkuas 15% pada setiap konsentrasi dan faktor kedua yaitu lama pencelupan lilin lebah, dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lilin lebah pada konsentrasi 6% dengan penambahan ekstrak lengkuas dapat mempertahankan susut bobot, kadar air, persentase kejadian penyakit, intensitas serangan penyakit dan memiliki nilai tertinggi pada uji organoleptik terhadap warna, aroma, tekstur dan kesukaan. Perlakuan lama pencelupan belum mampu mempertahankan kualitas produk cabai merah selama 14 hari penyimpanan pada suhu ruang &#13;
Kata Kunci : Cabai Merah,  Collectotricum capsici, Ekstrak Lengkuas, Lilin Lebah, Pasca Panen</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 15:12:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-17 17:59:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>