DEPRESI DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA YANG KEHILANGAN PASANGAN HIDUP DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DEPRESI DAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA YANG KEHILANGAN PASANGAN HIDUP DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

SARAH FIDIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ibrahim - 196508141989031002 - Dosen Pembimbing I
Dara Febriana - 198102242005012002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1812101010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu permasalahan yang sering muncul pada lansia adalah kehilangan pasangan hidup. Kehilangan pasangan hidup dapat menyebabkan lansia menjadi lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan mental. Gangguan yang sering terjadi meliputi kecemasan, kesepian, isolasi sosial, dan gangguan dalam penyesuaian terhadap kehilangan. Hal tersebut merupakan faktor risiko penting terjadinya depresi dan gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui depresi dan fungsi kognitif pada lanjut usia yang kehilangan pasangan hidup di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif eksploratif dan pendekatan cross sectional study. Teknik pengumpulan data menggunakan proportional sampling dengan jumlah sampel 389 responden. Pengumpulan data dilakukan di Kota Banda Aceh. Alat ukur menggunakan Patient Health Questionnaire (PHQ-9) yang terdiri dari 9 pertanyaan dengan nilai Chronbach Alpha yaitu 0,74 dan General Practioner Assessment of Cognition (GPCOG) yang terdiri dari 15 pertanyaan dengan nilai Chronbach Alpha 0,77. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian depresi dan fungsi kognitif pada lanjut usia yang kehilangan pasangan hidup yaitu sebagian besar dari responden mengalami depresi ringan sejumlah 221 (56,8%) responden dan sebagian besar responden tidak mengalami gangguan fungsi kognitif 308 (79,2%) responden. Salah satu penyebab meningkatnya risiko terjadinya depresi dan fungsi kognitif pada lansia adalah kehilangan orang terdekat atau pasangan hidup. Diharapkan kepada perawat di puskesmas Kota Banda Aceh agar lebih memperhatikan kesejahteraan lansia baik dalam memberikan pendidikan kesehatan mengenai cara mengatasi dan melakukan pencegahan terjadinya depresi dan penurunan fungsi kognitif, serta melakukan pengkajian secara rutin terhadap lansia.

One of the most common problems faced by elderly is losing spouse. It may influence the elderly’s mental health. The disorders include anxiety, loneliness, social isolation, and difficulties in adapting of losing. Those disorders are main risk factors that may lead to depression and cognitive function disorder among the elderly. Therefore, this research aimed to find out the depression and cognitive function among the elderly who have lost their spouse in Banda Aceh. This research was quantitative research with explorative descriptive design and cross-sectional study design. The data were collected in Banda Aceh. The measurement tool used was Patient Health Questionnaire (PHQ-9) which was consisted of 15 questions with 0.77 Chronbach Alpha value. The data analysis the data were analyzed by using univariate analysis. The result of the research revealed that most of the respondents, 221 of them (56.8%) experienced mild depression, most of them, 308 respondents (79.2%) did not experience cognitive function disorder. One of the causes which may increasing the risk of depression and cognitive function among the elderly was losing spouse or closed related person. It was expected to the nurses in Banda Aceh Health Center Community to consider elderly’s mental health issue as priority by providing health counselling related to the prevention of depression and cognitive function decreased. They also expected to regularly check elderly’s mental health.

Citation



    SERVICES DESK