PENGARUH PENGGUNAAN JARING KAWAT (WIRE MESH) PADA FLAT PLATE TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS KEKUATAN FLAT PLATE DALAM MENAHAN GAYA GESER PONSRN(SUATU PENELITIAN DENGAN KUAT TEKAN KARAKTERISTIK BETON FC’ = 30 MPA) . | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN JARING KAWAT (WIRE MESH) PADA FLAT PLATE TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS KEKUATAN FLAT PLATE DALAM MENAHAN GAYA GESER PONSRN(SUATU PENELITIAN DENGAN KUAT TEKAN KARAKTERISTIK BETON FC’ = 30 MPA) .


Pengarang

Teuku Rahmat - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9941110932

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dewasa ini konstruksi flat plate telah lebih diterapkan pada dunia konstruksi di seluruh dunia karena pemakaiannya lebih ekonomis dan praktis. Keruntuhan yang biasa terjadi pada konstruksi flat plate adalah keruntuhan lentur dan keruntuhan Geser Pons di sekitar beban terpusat atau koneksi antara plat dan kolom. Biasanya keruntuhan ini merupakan keruntuhan secara tiba-tiba. Pada penelitian ini menggunakan lapisan wire mesh sebagai pengganti tulangan geser untuk menahan gaya geser setempat atau geser pons dan untuk mengetahui pola retak yang terjadi akibat gaya geser pons tersebut. Wire mesh yang digunakan pada penelitian ini adalah 'wire mesh berdiameter 0.95 mm dengan jarak antara as antara tulangan 19.05 mm. Benda uji flat plate dibuat tiga model yaitu benda uji I tanpa menggunakan wire mesh, benda uji 2 menggunakan tiga lapis wire mesh. dan benda uji 3 menggunakan empat lapis wire mesh. Cara pengujian dari flat plate ini adalah dengan meletakkan di alas hidraulie hand pump kemudian dikakukan dengan empat batang baja 01 1/4" yang dipasang membentuk segi empat dengan jarak 50 cm dihitung dari titik tengah flat plate. Kemudian benda uji tersebut diberi beban sampai benda uji tersebut hancur. Hasil menunjukkan beban maksimurn yang terjadi pada benda uji no 1 adalah 33.19 ton. pada benda uji no 2 adalah 32.91 ton dan pada benda uji no 3 adalah 31.41 ton. Lendutan yang terjadi pada bend a Uji 1 (tanpa wire mesh) sebesar 4.73 cm. Benda Uji 2 (menggunakan 3 lapis wire mesh rangkap 2) sebesar 4.63 cm dan Benda Uji 2 (menggunakan 4 lapis wire mesh rangkap 2) sebesar 3,72 cm. Dan angka-angka tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan lapisan wire mesh pada flat plate dapat memperkecil Lendutan yang terjadi. Penempatan lapisan 'wire mesh pada flat plate dapat memperpanjang garis retak yang terjadi pada pada permukaan flat plate, yaitu panjang daerah retak pada benda uji 1 adalah 20,35 cm. benda uji 2 adalah 20.36 cm. dan bend a uji 3 adalah 22.50 cm.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK