<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104315">
 <titleInfo>
  <title>MODEL HIDRODINAMIKA PASANG SURUT PANTAI BARAT ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAHRU RAMADHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pantai Barat Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang &#13;
terletak pada 5,2° - 5,8° LU dan 95,0° - 95,8° BT dengan luas wilayah 290.350,73 &#13;
Ha. Sebagian besar wilayahnya berada di daratan dan sebagian kecil berada di &#13;
kepulauan. Panjang pantai wilayah Kabupaten Aceh Besar pasca tsunami &#13;
berdasarkan pada peta dasar Bakosurtanal Kabupaten Aceh Besar adalah 292,16 km. &#13;
Secara geografis bahwa kawasan Aceh Besar bagian barat berada pada daerah pesisir &#13;
yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Informasi mengenai pasang &#13;
surut sangat diperlukan untuk mengetahui elevasi muka air tinggi rata-rata (MHWL) &#13;
Mean High Water Level, elevasi muka air paling surut (LLWL) Lowest Low Water &#13;
Level, dan elevasi muka air paling tinggi (HHWL) Highest High Water Level. Pasang &#13;
surut (pasut) di berbagai lokasi mempunyai ciri yang berbeda karena dipengaruhi &#13;
oleh topografi dasar laut, lebar selat, bentuk teluk dan sebagainya. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk untuk memperoleh informasi pasang surut, arus dan elevasi &#13;
diperairan pantai barat Aceh Besar bulan Juli 2022. Metode yang digunakan dalam &#13;
penelitian ini menggunakan metode numerik, metode ini merupakan teknik untuk &#13;
menyelesaikan permasalahan permasalahan yang diformulasikan secara matematis &#13;
dengan cara operasi hitung (aritmetik). Hasil dari penelitian ini bahwa tinggi saat &#13;
pasang dari setiap stasiun pada bulan purnama berbeda yaitu Pantai Leune Balee &#13;
0,42 meter, Pantai Deudap 0,41 meter, Pantai Lampuuk 0,36 meter, dan Pantai &#13;
Lhokseudu 0,34 meter. Sedangkan pasang tinggi bulan mati juga berbeda-beda &#13;
namun pasang di bulan mati lebih tinggi dari pada pasang bulan purnama, Pantai &#13;
Leune Balee 0,5 meter, Pantai Deudap 0,49 meter, Pantai Lampuuk 0,34 meter, dan &#13;
Pantai Lhokseudu 0,38 meter. Pola arus yang diperoleh dari hasil pengukuran &#13;
menunjukkan bahwa pola arus pada saat pasang rata-rata 0,25 m/s dan elevasi muka &#13;
air dari setiap stasiun juga berbeda-beda.&#13;
Kata kunci: Pantai Barat Aceh Besar, Pasang Surut, Arus, Elevasi, Numerik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104315</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 20:57:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 10:44:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>