<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104275">
 <titleInfo>
  <title>EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAPANULI SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MEGA SRI RAHAYU</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan Lembaga Amil Zakat menimbulkan berbagai permasalahan. Kurangnya pemahaman tentang aturan zakat menjadi faktor utama dibalik terjadinya berbagai pelanggaran aturan zakat, alasan penyalahgunaan penyaluran zakat antara lain: amil zakat yang tidak ditunjuk oleh pemerintah; dan penggunaan zakat untuk investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pendistribusian zakat di Baznas Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Pendekatan produksi digunakan dalam menentukan variabel input-output, sedangkan asumsi yang digunakan CRS (Constant Return to Scale) dan berorientasi pada input. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel input berupa gaji karyawan, dan biaya operasional. Sedangkan variabel output terdiri dari penyaluran dana zakat, penerimaan dana zakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Baznas Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki tingkat efisiensi mencapai 100 persen selama tiga tahun berturut-turut yaitu pada tahun 2019, 2020, dan 2021, sedangkan untuk efektivitasnya pada tahun 2019, 2020, dan 2021 sebesar 54,06 persen, 85,4 persen, 78,8 persen sehingga dinyatakan bahwa pendistribusian zakat di Baznas Kabupaten Tapanuli Selatan belum efektif. &#13;
Kata Kunci: ACR, DEA, Efisiensi, Efektivitas, Pendistribusian, Zakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104275</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 16:07:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 09:20:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>