<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104251">
 <titleInfo>
  <title>EKSISTENSI USAHA INDUSTRI FASHION DI ERA DIGITAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAIFA ULWANI AZIZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Naifa Ulwani Aziz (2022). Eksistensi Usaha Industri Fashion di Era Digital&#13;
Industri fashion mempunyai hubungan dan pengaruh yang sangat erat dengan berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam gaya dan cara berbusana. Selain itu industri fashion juga terkait dengan masalah perekonomian dan industri kreatif yang menghasilkan produk busana dan pelengkapnya sebagai kebutuhan pokok bagi manusia. Namun dalam kenyataannya tidak semua pelaku bisnis industri fashion memiliki kemampuan dan penguasaan dalam penggunaan berbagai aplikasi media sosial untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui secara mendalam mengenai seberapa optimalnya penggunaan media sosial dalam memajukan industri fashion. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) Pemanfaatan media sosial dalam pertumbuhan industri fashion sebagai industri kreatif di bidang busana, (2) Strategi yang dilakukan pemilik usaha fashion untuk memanfaatkan media sosial sebagai wadah promosi dalam memajukan industri fashion, dan (3) Jenis-jenis media sosial yang digunakan dalam meningkatkan omzet penjualan produk industri fashion. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan subjek penelitian yaitu empat responden yang menjalankan usaha di bidang industri fashion. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, responden merasa bahwa media sosial sangat berperan penting dalam memajukan industri fashion. Media sosial memberikan banyak manfaat untuk memasarkan produk agar dapat dikenal lebih luas tanpa memerlukan biaya yang banyak dan lebih mudah digunakan. Strategi yang dapat dilakukan oleh pemilik usaha pun beragam seperti rajin membuat dan meng upload konten, memperhatikan bagaimana cara mengemas konten agar terlihat menarik, dan memanfaatkan jasa endorse publik figur. Selain itu ada beberapa media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi seperti salah satunya whatsapp, IG (instagram), facebook, tiktok, dan shopee. Rintangan yang dapat menghambat penggunaan media sosial yaitu terbatasnya pengetahuan mengenai media sosial. Namun hal itu dapat diatasi dengan terus belajar dan berusaha.&#13;
Kata kunci: Eksistensi, Usaha Industri Fashion, Era Digital.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104251</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 14:34:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 16:30:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>