<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104240">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERENDAMAN TELUR AYAM RAS DALAM LARUTAN EKSTRAK DAUN KETAPANG TERHADAP KUALITAS HAUGH UNIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ellismar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun ketapang memiliki kandungan tanin, flavonoid dan saponin yang bersifat antibakteri sehingga berpotensi dapat digunakan sebagai penyamak nabati telur ayam ras. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perendaman telur ayam ras dalam ekstrak daun ketapang yang dapat mempertahankan kualitas haugh unit. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 48 butir telur ayam ras  yang berumur 1 hari yang diambil dari peternakan rakyat di Blang Bintang, Aceh Besar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor 1 merupakan perendaman telur dalam ekstrak daun ketapang dan faktor 2 merupakan lama penyimpanan pada suhu ruang. Perlakuan yang dilakukan adalah perendaman telur ayam ras dalam ekstrak daun ketapang dengan konsentrasi 0% sebagai kontrol (P0), 5% (P1), 10% (P2) dan 20% (P3). Lama waktu perendaman telur dalam ekstrak daun ketapang adalah 30 menit. Pengamatan pada masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak 4 kali selama 7 hari sekali yaitu pada hari ke-0, 7, 14 dan 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dalam ekstrak daun ketapang tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05). Lama penyimpanan memberikan pengaruh nyata (P0,05). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perendaman telur ayam ras dalam ekstrak daun ketapang  tidak dapat mempertahankan kualitas haugh unit. Semakin lama penyimpanan telur dalam suhu ruang,  maka semakin menurun juga kualitas haugh unit.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ekstrak daun ketapang, haugh unit, lama penyimpanan, telur &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104240</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 13:48:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-16 07:03:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>