<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104219">
 <titleInfo>
  <title>MODEL DISTRIBUSI GELOMBANG, STUDI KASUS PULO ACEH, KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Fachri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian mengenai model distribusi gelombang, studi kasus Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar bertujuan untuk membuat modelan distribusi gelombang di Pulo Aceh, serta untuk mengetahui karakteristik dan memetakan gelombang di Pulo Aceh berdasarkan arah sudut datang gelombang di Pulo Aceh. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium SIG Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala dan dilakukan pada bulan Februari sampai bulan Agustus. Metode yang digunakan pada diskritasi menggunakan metode simulasi. Dilakukan empat skenario yang berbeda untuk melihat distribusi gelombang yang terjadi. Hasil simulasi yang dilakukan pada skenario pertama dengan arah sudut datang gelombang (α0) = 210° memperoleh tinggi gelombang maksimum hingga sampai ± 4,5 m sebelum melewati sebuah pulau menuju pelabuhan dan mengalami penurunan tinggi gelombang setelah mengalami pembelokan, simulasi pada skenario kedua dengan arah sudut datang gelombang (α0) = 225° memperoleh tinggi gelombang maksimum hingga ± 4,9 m sebelum melewati sebuah pulau menuju pelabuhan, simulasi pada skenario ketiga dengan arah sudut datang gelombang (α0) = 240° memperoleh tinggi gelombang maksimum yang sama hingga ± 4,5 m sebelum melewati sebuah pulau menuju pelabuhan, dan simulasi pada skenario keempat dengan arah sudut datang gelombang (α0) = 270° memperoleh tinggi gelombang maksimum hingga ± 4.8 m sebelum melewati sebuah pulau menuju kepelabuhan diakibatkan gelombang datang langsung dibelokkan oleh sebuah pulau. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Distribusi, Gelombang, Batimetri, difraksi, refraksi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104219</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:51:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 10:42:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>