<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104203">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU PORTAL BETON BERTULANG BERDINDING BATAFOAM  AKI BAT BEBAN LATERAL SIKLIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Affif Herman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  perilaku 2 buah portal dengan dinding pengisi batafoam dan portal tanpa dinding ketika kedua portal tersebut diberi beban lateral siklik dan monotonik.  Benda uji yang digunakan adalah portal beton bertulang satu lantai  satu pias dengan skala  I    :   2 dengan ukuran 1500  x&#13;
I 500 mm yaitu;  1     portal dengan dinding pengisi  batafoam (PD1B 1) dan  I   portal&#13;
tanpa dinding  pengisi   (PD0).  Beban lateral  siklik diberikan dalam  10 siklus kecuali jika ternyata portal telah hancur sebelum seluruh siklus selesai dikerjakan.&#13;
Pembuatan,  perawatan dan  pengetesan benda uji  dilakukan di  Laboratorium Konstruksi  dan  Bahan  Bangunan  Fakultas Teknik  Unsyiah.   Kekuatan  dan kekakuan pada portal dengan dinding pengisi jauh lebih baik dengan portal tanpa dinding pengisi  dengan rasio  beban  maksimum hingga 4 kali.  Bukaan retakan&#13;
pada portal  dengan dinding batafoam memiliki  kemiripan  dengan portal  dengan&#13;
dinding pengisi batu bata merah yaitu retak. geser dan retak lentur. Jumlah retakan pada PD1 B1 jauh  lebih sedikit dari  portal PD0 dan memiliki  lebar retak:an yang relatif lebih  kecil  dari retak yang terjadi pada portal  PD0.  Kehancuran kedua&#13;
portal juga terjadi  pada pertemuan kolom dan balok. Pola retak dan kehancuran pada portal   PD1 B1  juga  terjadi   antara  pertemuan balok-dinding  dan kolom&#13;
dinding.   Batafoam dapat  dijadikan   material  alternatif  pengganti bata  merah&#13;
sebagai dinding pengisi khususnya  di daerah rawan gempa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:26:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:27:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>