<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104196">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAJU REGANGAN  PADA BETON MUTU TINGGIRNRNTERHADAP KETANGGUHAN TEKAN  (ɕYD)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asmah Zulkifli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahut  pengaruh  laju  regangan pada  beton mutu tinggi terhadap ketangguhan tekan pada pengujian kuat tekan dinamik serta membandingkannya   dengan   pengujian   kuat   tekan   statik.   Benda   uji   yang digunakan  beton  silinder  berukuran  ( 15   x  30)  cm  dan  (5.08  x   5.08)  cm. Perencanaan  campuran beton dengan FAS 0,35 dan FAS  0,40 dengan diameter maksimum 0,95  cm  dan semen  Portland tipe I  sebagai  bahan  pengikat beton dengan penambahan zat aditif Superplatiszer.  Pengukuran regangan  dilakukan dengan menggunakan strain  gauge  pada pengujian tekan dinamik dan tranduser pada pengujian tekan statik Untuk mengetahui kuat tekan dinamik dilakukan pengujian dengan menggunakan alat Split  Hopkinson  Pressure Bar (SPHB). Hasil pengujian   kuat  tekan   dinamik   FAS   0,35   memperhihatkan   bahwa   tegangan maksimum yang terjadi  adalah  284,967 MPa atau  3   kali  lebih  besar dan  kuat tekan  statik.  Untuk FAS  0,4 memperhihatkan  bahwa tegangan  maksimum yang terjadi adalah 230,548 MPa atau 2,5 kal labih besar dan kuat tekan statik   Laju regangan untuk pengujian statik jauh lebih kecil dibandingkan dengan pengujian dinamik.  Hal  ini disebabkan karena waktu tempuh dan cepat  rambat gelombang tekanan yang terjadi  pada benda uji  dalam pengujian  tekan dinamik lebih cepat dibandingkan pada pengujian tekan statik&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104196</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:09:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 12:14:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>