<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104192">
 <titleInfo>
  <title>ANALYSIS OF PRICE AND TRADING VOLUME OF STOCK IN THE TOURISM AND HOSPITALITY SECTOR ON SOUTHEAST ASIA STOCK MARKET DURING COVID-19 PANDEMIC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI NABILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>COVID-19 adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya yang telah menggemparkan dunia dan berdampak terhadap semua sekor termasuk Industri pariwisata dan perhotelan yang paling menderita karena larangan perjalanan travel ban dan penguncian (Lockdown). Dengan demikian, penelitian ini menilai reaksi pasar saham dengan mengukur perbedaan yang terjadi pada harga saham dan volume perdagangan saham di pasar modal Asia Tenggara, yaitu Bursa ASEAN di masa Pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode event study.  Reaksi pasar diamati dalam dua peristiwa yaitu pengumuman pertama  kasus COVID-19 dan pengumuman Pandemi oleh WHO. Waktu penelitian adalah 180 hari, di mana penelitian dilakukan 90 hari sebelum peristiwa terjadi dan 90 hari saat peristiwa terjadi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 49 perusahaan dari sektor pariwisata dan Perhotelan yang termasuk dalam ASEAN Exchange. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample T-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test dengan data kuantitatif. Hasil studi menemukan bukti bahwa perusahaan pariwisata dan perhotelan dari Indonesia, Singapura, dan Thailand bereaksi terhadap pandemi COVID-19, dan Malaysia tidak terpengaruh. Indonesia mengalami perbedaan volume perdagangan saham yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman pandemi oleh WHO. Harga saham Thailand mengalami perbedaan yang signifikan di kedua peristiwa tersebut, dan volume perdagangan mengalami perbedaan yang signifikan di bawah pengumuman pandemi oleh WHO. Singapura mengalami perbedaan harga saham yang signifikan untuk kedua event tersebut.&#13;
&#13;
Keywords: Stock Market, Trading Volume, Stock Price, Tourism and Hospitality, and COVID-19 Pandemic, Southeast Asia. ASEAN.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104192</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 11:45:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 11:39:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>