<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10418">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DESENTRALIS FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anita </namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan desentralisasi fiskal bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah yang lebih cepat, karena daerah sedirilah yang mengatur dan mengelola keuangannya sendiri dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Sehingga daerah diharapkan menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonominya, untuk itu permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah berapa besar pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh dan apakah terdapat perbedaan pertumbuhan ekonomi sebelum dan setelah desentralisasi fiskal di Provinsi Aceh.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan ekonomi sebelum dan sesudah desentralisasi fiskal di Provinsi Aceh dan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Metode penelitian ini menggunakan analisis data time series. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat makro dari lembaga terkait seperti Bappeda Aceh, Badan Pusat Statistik (BPS), lalu dianalisis menggunakan model persamaan regresi linier berganda.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh sebelum dan sesudah desentralisasi fiskal yaitu 0.129 % (persen), dengan demikian kebijakan desentralisasi fiskal dianggap penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pertumbuhan  Ekonomi (PDRB), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi  Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK)&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10418</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-13 10:14:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-22 17:08:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>