<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104107">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP DIFFERENSIAL LEUKOSIT MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Salsha Reyno</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun malaka (Phyllanthus emblica) memiliki kandungan flavonoid yang diduga dapat menyembuhkan inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian krim ekstrak etanol daun malaka (Phyllantus embilca) terhadap jumlah differensial leukosit mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan menggunakan rancangan acak lengkap. Mencit pada perlakuan 1 (kontrol negatif) diberikan basis krim, perlakuan 2 (kontrol positif) diberikan krim betametason, dan perlakuan 3, 4, 5 diberikan krim ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) dengan kandungan masing-masing 10%, 15%, dan 20%. Krim diberikan selama 4 hari dan kemudian darah mencit diambil untuk menghitung differensial leukosit (eosinofil, neutrofil, monosit, limfosit, dan basofil). Data dianalisis dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) pola satu arah. Penghitungan differensial leukosit menunjukkan persentase eosinofil pada kelompok K1 lebih tinggi dan berbeda nyata (P0,05) dengan kelompok K1. Persentase monosit dan limfosit bervariasi tetapi lebih tinggi pada kelompok K2 dan K3 dibandingkan dengan K1. Basofil tidak ditemukan pada semua kelompok perlakuan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian krim ekstrak etanol daun malaka dapat mempengaruhi jumlah differensial leukosit mencit putih jantan dan kelompok yang diberikan krim malaka 10% berpotensi sebagai antiinflamasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104107</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-13 14:14:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-15 08:57:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>