<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104024">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN DAN PREFERENSI KUMBANG TINJA TERHADAP UMPAN DI STASIUN PENELITIAN SORAYA KAWASAN EKOSISTEM LEUSER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JIHAN NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Biologi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kumbang tinja memiliki peran ekologis sebagai pengurai kotoran hewan dan tersebar di berbagai tipe habitat, khususnya kawasan hutan yang masih alami dan memiliki beragam jenis mamalia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kumbang tinja yang terdapat di Stasiun Penelitian Soraya, Kawasan Ekosistem Leuser dan preferensinya terhadap umpan. Penelitian ini dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode survei eksploratif terhadap feses mamalia dan perangkap jebak (pitfall trap) berumpan mengikuti jalur transek yang telah ada di Stasiun Penelitian Soraya.  Pengambilan sampel kumbang tinja dilakukan dari bulan Januari - Februari 2022. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini diperoleh sebanyak 646 individu kumbang tinja yang tergolong ke dalam 41 jenis dan 7 genus yaitu Catharsius, Dichotomius, Oniticellus, Onthophagus, Paragymnopleurus, Sisyphus, dan Yvescambefortius dengan indeks keanekaragaman tergolong tinggi (H’ = 3,383). Genus Onthophagus mendominasi baik dari segi jumlah jenis maupun jumlah individu kumbang tinja yang terdapat di Stasiun Penelitian Soraya. Kumbang tinja tidak menunjukkan preferensi terhadap umpan feses (kucing, sapi, dan manusia) yang diujikan (α &gt; 0,05).  &#13;
&#13;
Kata kunci: Keanekaragaman, Preferensi, Kumbang tinja, Umpan feses, Stasiun Penelitian Soraya.    &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DUNG BEETLES</topic>
 </subject>
 <classification>595.764 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104024</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-12 16:34:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 11:43:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>