<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103990">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR ATAS SAHAM TANPA WARKAT (SCRIPLESS) SEBAGAI OBJEK JAMINAN GADAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATHIRA TRI WALADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saham scripless adalah bagian dari objek jaminan gadai sesuai dengan yang disebutkan dalam Pasal 60 ayat (2) UUPT. Gadai memberikan jaminan pelunasan utang debitur kepada kreditur sebagaimana diatur dalam Pasal 1150 KUHPerdata. Namun, jaminan gadai saham scripless berbeda dengan jaminan gadai pada umumnya, dimana objek gadai tidak berada pada kreditur dan nilai saham dapat berubah sewaktu-waktu. Penelitian ini bertujuan menjelaskan perlindungan hukum bagi kreditur dalam jaminan gadai saham scripless. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa ketentuan yang berlaku saat ini belum maksimal memberikan perlindungan hukum bagi kreditur dalam sistem gadai saham scripless. KSEI hanya berperan sebagai penyimpan objek gadai dan tidak berkewajiban untuk menjamin terpenuhinya hak kreditur, sehingga pada saat dilakukan pencabutan pemblokiran terhadap saham yang digadaikan, KSEI tidak harus memastikan bahwa hak kreditur telah terpenuhi. Disarankan agar dibuat suatu aturan yang mewajibkan KSEI untuk memastikan terlebih dahulu bahwa hak kreditur telah terpenuhi sebelum melakukan pencabutan pemblokiran objek gadai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103990</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-12 12:46:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 08:12:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>