<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103897">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI MASKER DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) DAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) SEBAGAI ALTERNATIF PERAWATAN KULIT WAJAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT DINDA IZZATY NADHILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci : Arang aktif, ekstrak daun kelor, antioksidan, total fenol, formulasi masker gel peel-off&#13;
Daun kelor dan arang aktif dapat menjadi bahan aktif dalam pembuatan masker gel peel-off karena mengandung antioksidan dan dapat mengadsorpsi partikel-partikel yang berkontak langsung sehingga dapat mencegah radikal bebas pada kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formulasi masker gel peel-off yang dibuat dari kombinasi ekstrak daun kelor (Moringa oliefera) dan arang aktif dari limbah kopi arabika (Coffea arabica). Ekstrak daun kelor dibuat dengan metode maserasi dan arang aktif diambil dari penelitian sebelumnya. Pembuatan masker dibuat menjadi enam formulasi, diantaranya F- (tanpa penambahan ekstrak daun kelor), F+ (penambahan vitamin c), F1, F2, F3 dan F4 (penambahan ekstrak daun kelor dengan kosentrasi berturut-turut 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. Hasil randemen yang dihasilkan daun kelor yaitu sebanyak 9,6%. Uji fisik masker yang terbaik dari enam formulasi adalah formulasi F1. Total fenol dan uji aktivitas antioksidan yang baik terdapat pada formulasi F1 yang memiliki nilai nilai IC50 sebesar 12,403 dan total fenol sebesar 56,71 mgGAE/g sampel. Hasil uji anova one way pada organoleptik adalah Fhit ≤ Ftabel (tidak ada pengaruh perbedaan dan persamaan yang signifikan) dan penilaian tingkat kesukaan yang terbaik oleh panelis terhadap aspek yang diuji terdapat pada formulasi F2 (22,60%) dan F1(21,40%). Formulasi masker daun kelor yang terbaik adalah F1 karena memenuhi syarat ketentuan masker gel peel off.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103897</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 16:06:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-12 09:50:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>