<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103873">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MOTIF SONGKET ACEH DENGAN TEKNIK BORDIR PADA PRODUK FASHION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKA MAISARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Songket Aceh merupakan kain tenun tradisional khas Aceh yang biasanya digunakan pada Upacara Adat. Kain songket Aceh sangat jarang dipakai oleh masyarakat terutama para remaja karena tekstur kain yang kaku, pemakaiannya terbatas hanya untuk kesempatan tertentu, dan dengan harga yang relatif mahal di setiap kain tenun tersebut sehingga songket Aceh perlu dilestarikan dengan menerapkan motif songket tersebut pada produk fashion. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi motif songket Aceh yang sesuai untuk diterapkan pada produk fashion dengan teknik bordir, mendesain busana dengan menerapkan motif songket Aceh, menerapkan motif songket Aceh pada bagian-bagian tertentu dalam produk fashion, mengetahui tanggapan pengrajin songket, pengrajin bordir serta remaja terhadap penerapan motif songket Aceh pada busana casual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini merupakan pengrajin songket, pengrajin bordir serta remaja usia 18-24 tahun berdomisili di Banda Aceh. Hasil penelitian telah mendesain produk busana casual yang diterapkan motif songket Aceh serta mengkontruksikannya dalam outer dan kulot dengan teknik bordir menggunakan tusuk suji cair biasa dan tusuk suji cair setengah penuh. Pada eksperimen model pertama yaitu outer menggunakan bahan Sifon Arab berwarna lilac dengan penerapan motif songket Aceh (motif Pha Cangguk, motif Awan Sion, dan motif Bungong Meurante) pada bagian saku, bagian tengah belakang, dan bagian bawah depan busana, tanggapan responden menunjukan ketertarikan perpaduan motif, warna dan model busana yang diterapkan motif songket Aceh dengan teknik bordir sangat suka. Eksperimen kedua model kulot menggunakan bahan Katun Toyobo berwarna hitam dan pink muda dengan penerapan motif songket Aceh (motif Pha Cangguk serta motif Pucok Reubong) pada bagian depan kulot dengan penempatan motif asimetris antara kedua sisinya, tanggapan responden bahwa model, motif serta warna pada motif tersebut sangat menarik namun tampilan keseluruhan dari model tersebut tidaklah cocok dipakai oleh semua bentuk tubuh, namun jika dinilai dari kulotnya saja sudah sangat baik dan menarik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 14:09:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 16:31:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>