<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103865">
 <titleInfo>
  <title>KONFLIK DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM PERSPEKTIF RALF DAHRENDORF RN(STUDI KASUS KONFLIK ANTARA BECAK MOTOR DENGAN GO-JEK DI PLAZA MEDAN FAIR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI INDAH LESTARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehadiran moda transportasi baru yang lebih canggih, murah dan efisien (Go-Jek) memunculkan konflik yang terjadi dengan becak motor. Untuk menjelaskan tentang konflik antara becak motor dengan Go-Jek penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil observasi, dokumentasi, studi kepustakaan, dan wawancara yang dilakukan pada 12 orang subjek penelitian yaitu 4 orang dari becak pangkalan, 4 orang dari pengemudi ojek online. Serta terdapat informan kunci sebanyak 2 orang yakni staf pada dinas Perhubungan Kota Medan, dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini berupa proses terjadinya dan berlangsungnya konflik yang terjadi antara penarik becak pangkalan dengan pengemudi ojek online (Go-Jek) yang diakibatkan karena adanya perbedaan pendapatan dan menurunnya penumpang. Lokasi tempat terjadinya konflik yaitu di Plaza Medan Fair. Konflik tersebut terjadi didasari atas adanya kelompok kepentingan, yang dimana kelompok ini menginginkan adanya perubahan dalam sektor transportasi. Sehingga meminta untuk memanfaatkan adanya sumber teknologi informasi dan komunikasi dengan cara memodernisasi moda transpotasi dan memunculkan transportasi online (Go-Jek). Akibat dari adanya konflik yang terjadi antara tukang becak dengan Go-Jek menimbulkan juga pada aspek perubahan sosial. Perubahan sosial yang terjadi dari aspek gaya hidup dan perubahan pemilihan moda transportasi umum yang digunakan oleh masyarakat dalam beraktivitas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103865</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 12:31:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-10 18:27:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>