<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103860">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASL  FORMAT    BELAJARRNEARLY   PATIENT  ENCOUNTER  (EPE) PADA                                 RNPROGRAM    TUDI PENDIDIKAN  DOKTER  FAKULTASRNKEDOKTERAN  UNIVERSITAS    SYIAH  KUALA  TAHUN  2011:</title>
  <subTitle>REAKSI   MAHASISWA,    DOSEN   DAN STAF  PENDAMPING</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Aini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Early Patient  Encounter (EPE)   merupakan   salah satu   format   belajar  yang diterapkan dengan  prinsip pembelajaran kontekstual. Mahasiswa diarahkan  sedini mungkin untuk berhadapan dengan pasien  nyata, sehingga mahasiswa akan  dapat mengingat kembali apa yang telah dipelajari dengan Iebih baik saat mereka  berada pada konteks yang serupa. Penelitian ini dilakukan   pada program studi  pendidikan dokter yang sudah melaksanakan formal belajar EPE selama lebih 5 tahun di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, sehingga dapat mengetahui sejauh mana peran EPE dalam  meningkatakan  kualitas  pembelajaran.  Penelitian  ini  menggunakan pendekatan  kualitatif   dengan    metode deep   interview.   Analisa   dilakukan  secara deskriptif menggunakan content  analysis  dengan metode  Miles dan Huberman. Dari 9 hasil wawancara didapatkan bahwa   penerapan formal belajar EPE sesuai  dengan teori pembelajaran EPE. Walaupun masih ada beberapa kendala yaitu : kurangnya  waktu dan bimbingan dari  star pendamping, kurang kesempatan untuk praktek pada pasien,  kurangnya kesadaran tentang pentingnya tujuan EPE, kendala komunikasi&#13;
dengan bahasa daerah,  transportasi  dan keterbatasan sarana.&#13;
&#13;
Kata    kunci    :   Early    patient     encounter,     format   belajar,   pendidikan   dokter,&#13;
                             pembelajaran kontekstual.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103860</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 11:33:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 11:33:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>