<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103857">
 <titleInfo>
  <title>RATA-RATA ANOMALI  SEA SURFACE HEIGHT (SSH) RNDAN TEMPERATUR LAUT MUSIM PERALIHAN RNDI SELAT MALAKA PADA TAHUN 2017</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vivi Putri Imelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selat Malaka adalah sebuah selat yang terletak diantara dua daratan besar yaitu pulau Sumatera dan semenanjung Malaysia yang berada pada 95°BT-103°BT, lokasi penelitian pada 2.4° LU. Data rata-rata anomali yang dikaji pada penelitian ini adalah pada fenomena musim peralihan yang kerap terjadi pada suatu perairan di setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode korelasi. Anomali tinggi muka laut SSH adalah besarnya penyimpangan yang terjadi terhadap kondisi rata-rata tinggi muka laut. Anomali tinggi permukaan laut di pengaruhi oleh pasang surut, topografi, angin, arus laut, densitas dan tekanan air laut, serta faktor lainnya. Perubahan SPL pada  perairan juga di sebabkan oleh upwelling, proses upwelling terjadi karena kekosongan massa air pada lapisan permukaan, akibat terbawa ke tempat lain oleh arus. Penelitian ini bertujuan memetakan serta mengkaji SSH (Sea Surface Height) dan temperatur di Selat Malaka, serta menginterprestasikan kondisi musim peralihan lalu menganalisis rata-rata anomali SSH dan temperatur berdasarkan data HYCOM tahun 2017. Kondisi Musim peralihan I pada lokasi penelitian 2.4°C SSH tertinggi pada bulan Mei mencapai 0,63m, SPL tertinggi pada bulan Mei mencapai 29,9-30,4°C. Musim peralihan II SSH tertinggi pada bulan November mencapai 0,66-0,68m. Sedangkan SPL di bulan Oktober dengan suhu 29,9-30,1°C. Hasil analisis rata-rata anomali menyatakan bahwa musim peralihan I SSH bernilai negatif yang berarti penyimpangan bersifat rendah, suhu permukaan laut bernilai positif. Masuk musim peralihan II SSH cenderung bernilai negatif pada Oktober dan November berbeda dengan bulan September anomali bernilai negatif. Suhu permukaan laut pada musim ini mendapatkan hasil negatif karena nilai maksimum lebih tinggi daripada nilai rata-rata.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103857</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 11:18:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-10 18:17:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>