<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103802">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI DEAD RELEASE DAN ACTIVE RELEASE PADA HASILRNTEMBAKAN JARAK 20 METER ATLET PEMULA DEVISI STANDARRNBOW</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIKRI MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Atlet cendrung memilih salah satu teknik release yang menurutnya nyaman,&#13;
dan sangat kecil kemungkinannya untuk merubah teknik release yang digunakan,&#13;
biasanya teknik yang digunakan akan diasah sampai kemampuannya menjadi sangat&#13;
baik, namun yang terjadi dilapangan ketika peneliti mengamati beberapa&#13;
pertandingan atlet tentu saja memiliki teknik andalan release tertentu namun ada satu&#13;
kasus dimana atlet pemula yang biasanya menggunakan teknik dead release setelah&#13;
beberapa tingkat naik ke level yang lebih tinggi biasanya sang atlet akan merubah&#13;
tekniknya menjadi active release, peneliti ingin menganalisa teknik release manakah&#13;
yang tepat dan efektif bagi atlet untuk mendapatkan skor.&#13;
Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuanitatif dengan jenis&#13;
deskriptif, adapun metode yang digunakan adalah metode survei dan teknik&#13;
pengumpulan datanya menggunakan tes pengukuran, dengan 36 anak panah, sampel&#13;
yang digunakan adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.&#13;
Adapun kriteria sampel yang digunakan yaitu atlet pemula yang berumur sampai 25&#13;
tahun, maka dari itu jumlah kelompok sampel untuk penelitian ini berjumlah 14&#13;
anggota Club Panahan Ata Lanta Aceh Besar.&#13;
Hasil penelitian Hasil simpulan penelitian mengenai evaluasi Dead release&#13;
dan active release terhadap hasil tembakan jarak 20 meter pada atlet pemanah kelas&#13;
pemula Club Ata Lanta Aceh Besar yaitu sebanyak 11 atau sebesar 78,57% atlet&#13;
lebih cendrung memiliki kemampuan tembakan menggunakan teknik active release,&#13;
sementara sisanya sebanyak 3 atlet atau sebesar 21,42% memiliki kemampuan&#13;
tembakan dengan teknik dead release, hal ini disebabkan oleh adanya faktor&#13;
keterampilan teknik yang berbeda dan tingkat kemampuan masing-masing atlet.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103802</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-08 12:19:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-09 11:35:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>