<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103797">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR RENDAHNYA PENGGUNAAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BANK SYARIAH (STUDI KASUS BSI KC. BANDA ACEH AHMAD DAHLAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD FARHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem akad pembiayaan mudharabah pada bank syariah, faktor-faktor rendahnya penggunaan pembiayaan mudharabah pada bank syariah (studi kasus BSI KC. Banda Aceh Ahmad Dahlan), serta cara bank syariah untuk meningkatkan penggunaan pembiayaan mudharabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dengan pihak bank BSI KC. Banda Aceh Ahmad Dahlan, nasabah, dan Dewan Pengawas Syariah Bank Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembiayaan mudharabah bersifat jangka waktu pendek (short-term) dengan modal 100 persennya berasal dari bank syariah dan nasabah hanya memberikan jasanya dalam kontrak kerja sama tersebut. Faktor-faktor rendahnya penggunaan pembiayaan mudharabah pada bank syariah ialah ketidakjelasan dari keuntungan yang akan didapatkan, nasabah menginginkan hal yang simpel, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pembiayaan mudharabah, risiko yang tinggi, sulitnya menemukan nasabah yang memiliki sifat jujur, dan rentang kendali yang sulit pada akad mudharabah. Adapun cara bank meningkatkan penggunaan pembiayaan mudharabah ialah melakukan edukasi kepada masyarakat, menawarkan produk akad mudharabah, adanya literasi yang baik terhadap bank syariah dari masyarakat, dan menerapkan hybrid contract pada akad mudharabah.&#13;
Kata Kunci: Mudharabah, Kendala, Bank Syariah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BANKS (FINANCE)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ISLAMIC LAW - ACEH</topic>
 </subject>
 <classification>332.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-08 11:51:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 09:37:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>