<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103725">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGARUH VARIASI PUTARAN DAN ARAH GAYA MAGNET TERHADAP EFISIENSI MEKANISME PEMANEN ENERGI BERBASIS PIEZOELEKTRIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIYOGA ALFARISY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi nirkabel dan mikroelektronika telah mengarah pada perangkat yang dapat dipakai, dimana daya dapat disuplai oleh baterai maupun perangkat pemanen energi. Meskipun kemajuan yang dibuat oleh teknologi micro device berdaya rendah, kebutuhan daya untuk mengaplikasikannya masih sulit untuk dipenuhi. Untuk itu diperlukan pengembangan teknik pemanen energi baru untuk mempertahankan sistem swadaya (self-powered systems) tersebut. Pemanen energi juga diperlukan sebagai alternatif yang praktis secara ekonomi untuk pengisian baterai, serta mengurangi emisi gas rumah kaca dan melestarikan lingkungan. Salah satunya dengan menggunakan teknik pemanen energi berbasis piezoelektrik dengan memanfaatkan putaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi arah gaya magnet terhadap tegangan yang dihasilkan dan pengaruh variasi putaran terhadap efisiensi mekanisme pemanen energi berbasis piezoelektrik menggunakan pemantik magnet. Pada penelitian ini terdapat dua variasi rangkaian magnet, yang pertama rangkaian magnet diatur saling tolak-menolak (Tipe A), yang kedua rangkaian magnet diatur saling tarik menarik dan tolak menolak (Tipe B). Pengambilan data dilakukan terhadap mekanisme pemanen energi yang piezoelektriknya berjumlah 4 buah dan menerapkan variasi kecepatan yang berbeda mulai dari 400 rpm, 600 rpm, 800 rpm, 1000 rpm dan 1200 rpm. Tegangan yang dihasilkan pada rangkaian magnet Tipe A yaitu sebesar 5,23 V. Pada rangkaian magnet Tipe B tegangan yang dihasilkan sebesar 6,19 V. Efisiensi tertinggi pada rangkaian magnet Tipe A adalah 0,278% pada 1000 rpm dengan hambatan 9780 Ohm dan efisiensi terendahnya adalah 0,019% pada 400 rpm dengan hambatan sebesar 96300. Pada rangkaian magnet Tipe B efisiensi tertingginya adalah 0,460% pada 1000 rpm dengan hambatan sebesar 9780 Ohm dan efisiensi terendahnya adalah 0,038% pada 400 rpm dengan hambatan sebesar 96300 Ohm. Pengaplikasian mekanisme pemanen energi berbasis piezoelektrik ini efektif menggunakan kecepatan putaran 1000 rpm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 13:18:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-08 14:58:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>