PEMAHAMAN PERAWAT DAN BIDAN TENTANG BABY BLUES PADA LBU PRLMIPARA DI UNIT PELAYANAN KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZALNOEL ABLDIN BANDA ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMAHAMAN PERAWAT DAN BIDAN TENTANG BABY BLUES PADA LBU PRLMIPARA DI UNIT PELAYANAN KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZALNOEL ABLDIN BANDA ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Mediawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0407101020100

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyesuaian fisik ibu pada masa nifas bila tidak diwaspadai terutarna pada ibu-ibu primipara dapat mengakibatkan gangguan psikologis. Salah satu gangguan psikologis tersebut adalah sindrom baby blues. Sindrom baby blues. mempunyai insiden yang besar pada ibu masa nifas, bila hal ini berlanjut dapat menjadi depresi postpartum dan psycosis postpartum. Menurut WHO, tahun 2020 diperkirakan depresi merupakan salah satu penyebab kematian dini dan kecacatan. Kematian tersebut terjadi akibat keterlambatan diagnosis atau ketidakadekuatan pengobatan. Untuk mengantisipasi keterlambatan itu maka perawat dan bidan perlu memahami dengan baik tentang sindrom baby blues. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemahaman perawat dan bidan tentang baby blues pada ibu primipara di Unit Pelayanan Kebidanan R UD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2009. ubvariabel yang diteliti adalah pengertian. penyebab. gejala. faktor resiko, pencegahan dan penanganan sindrom baby blues. Desain Penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan tehnik pengambilan sampel total sampling sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 22-25 Juni 2009 di Poli kebidanan. Poli PKBRS, Lactasi, ruang rawat kebidanan, dan ruang bersalin. Analisa data dilakukan dengan analisa data univariai. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara umum responden memiliki tingkat pemahaman tentang baby blues pada kategori tinggi yaitu berjumlah 17 orang (53.2 %). tingkat pemahaman tentang pengertian pada kategori tinggi = 17 orang (53.2 %). Tingkat pemahaman tentang penyebab pada kategori tinggi = 19 orang (59.4%). tingkat pemahaman teniang gejala pada kategori tinggi = 17 orang (53,2 %). tingkat pemahaman tentang factor resiko pada kategori tinggi = 18 orang (56,2%). tingkat pemahaman tentang pencegahan pada ketegori rendah = 17 orang (53.2 %) dan tingkat pemahaman tentang penanganan baby blues pada kategori tinggi = 18 orang (56,2%). Dengan hasil ini disarankan kepada instansi terkait agar dapat meningkatkan program pendidikan dan pelatihan perawat dan bidan tentang baby blues, 181 dan PPNI dapat mengembangkan metode efektif dan wefisien dalam penanganan baby blues. kemudian bidan dan perawat agar terus mengembangkan kompetensi dan aktivitas yang lebih efekti f dan efisien dalam penanganan baby blues pada ibu post partum.

Kata kunci = Pernahaman. Baby Blues. pengertian, penyebab. gejala, faktor rcsiko.
pencegahan dan penanganan Baby Blues. post partum. primipara

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK