Penerapan Pembelajaran Metode Kasus Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VIII SMPN 1 Banda Aceh | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Penerapan Pembelajaran Metode Kasus Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VIII SMPN 1 Banda Aceh


Pengarang

Puti Hayatun Nufus - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906101120035

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci : Penerapan pembelajaran metode kasus, hasil belajar
Masalah umum yang sering dihadapi oleh peserta didik adalah masih
cukup banyak yang belum dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan. Proses
pembelajaran yang banyak dipraktikkan sekarang ini sebagaian besar berbentuk
ceramah (lecturing), siswa sebatas memahami sambil membuat catatan, guru
menjadi pusat peran dalam pencapaian hasil pembelajaran dan seakan-akan
menjadi satu-satunya sumber ilmu. Pola pembelajaran seperti itu mempunyai
efektifitas pembelajaran yang rendah. Penerapan pembelajaran dengan
menggunakan metode kasus adalah strategi pembelajaran aktif yang melibatkan
para siswa agar berpikir kritis untuk mencari solusi masalah pada dunia nyata.
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar
siswa melalui penerapan pembelajaran dengan mengggunakan metode kasus,
untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa melalui penerapan pembelajaran
dengan menggunakan metode kasus, untuk mengetahui keterampilan guru
mengelola pembelajaran dan untuk mengetahui respon siswa terhadap penerapan
pembelajaran dengan menggunakan metode kasus. Subjek dalam penelitian ini
adalah siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 1 Banda Aceh yang berjumlah 27 siswa.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar
pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru
dalam mengelola pembelajaran dan angket respon siswa dalam kegiatan belajar
mengajar melalui pembelajaran dengan menggunakan metode kasus. Analisis data
menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian terhadap penerapan
pembelajaran dengan menggunakan metode kasus dapat meningkatkan hasil
belajar siswa, hal ini terlihat dari persentase ketuntasan individual terjadi
peningkatan dari siklus pertama 70,37 persen dan siklus kedua 92,59 persen,
persentase ketuntasan klasikal juga terjadi peningkatan dari siklus pertama 60
persen dan kedua 90 persen, aktivitas guru dan siswa mencerminkan pembelajaran
metode kasus, hal ini terlihat pada aktivitas guru dan siswa dalam membimbing
dan mendiskusikan hasil dari kasus yang telah dianalisinya, kemudian setiap
siswa bertukar kesimpulan dan pemecahan masalah secara lisan mengenai kasus
tersebut, keterampilan guru dalam penerapan pembelajaran dengan menggunakan
metode kasus meningkat dari katagori baik menjadi sangat baik, respon siswa
terhadap penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode kasus adalah 100
persen dari 27 siswa berpendapat bahwa pembelajaran melalui metode kasus
dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi upaya pengendalian
penyimpangan sosial, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi
upaya pengendalian penyimpangan sosial pada mata pelajaran IPS Terpadu dapat
meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan pembelajaran dengan
menggunakan metode kasus.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK