PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN MENONTON FILM SUARA KIRANA TERHADAP SIKAP REMAJA MENGENAI PERNIKAHAN DINI (STUDI PRA-EKSPERIMEN PADA SISWA MAN ACEH SINGKIL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN MENONTON FILM SUARA KIRANA TERHADAP SIKAP REMAJA MENGENAI PERNIKAHAN DINI (STUDI PRA-EKSPERIMEN PADA SISWA MAN ACEH SINGKIL)


Pengarang

FITRAH AMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Dosen Pembimbing I
Sari Rahmani - 199203062019032024 - Dosen Pembimbing II
Rahmat Saleh - 198009142010121001 - Penguji
Novi Susilawati - 198911162019032018 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010079

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

384.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkawinan anak masih menjadi fenomena di Indonesia. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya faktor internal dan eksternal. Pengetahuan menjadi salah satu faktor internalnya. Angka perkawinan usia anak yang masih tinggi mendorong Plan Indonesia merilis film pendek dengan tema stop perkawinan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dan menonton film Suara Kirana terhadap sikap remaja mengenai pernikahan dini. Landasan teorinya adalah Stimulus-Organism-Response (S-O-R) dengan pendekatan kuantitatif metode pra-eksperimen desain one group pretest and posttest. Hasil analisis 120 data pretest dan posttest menggunakan program IBM SPSS 25 melalui Uji F dan Uji t menunjukkan bahwa p-value Tingkat Pengetahuan (X1) dan Menonton Film (X2) adalah 0,000 dan < 0,05 sehingga secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap Sikap (Y). Hasil uji R Square data pretest menunjukkan nilai X1 0,350 artinya berkontribusi 35% pada Y sedangkan data posttest bernilai 0,45 artinya X1 dan X2 secara simultan berkontribusi 45% pada Y, dan secara parsial dari perhitungan Sumbangan Efektif, X2 bernilai 10 yang artinya berkontribusi 10% pada Y. Peningkatan pengetahuan melalui pemberian informasi yang layak sesuai dengan usia anak perlu diprioritaskan dalam membentuk pribadi yang sadar dengan dampak pernikahan dini, sehingga fenomena ini dapat dicegah. Media film dapat digunakan dalam penyampaian pesan karena mampu menarik perhatian audiens. Peneliti menyarankan agar dilakukan komunikasi dua arah atau diskusi yang hangat dan terbuka antara pihak pendidik pada audiens setelah menonton film agar informasi yang disampaikan dipahami dengan baik.

Kata Kunci: tingkat pengetahuan, menonton film, sikap

Child marriage is still a phenomenon in Indonesia. This can occur due to internal and external factors. Knowledge is one of the internal factors. The high rate of child marriage has prompted Plan Indonesia to release a short film with the theme of stopping child marriage. This study aims to determine the effect of the level of knowledge and watching the film Suara Kirana on adolescent’s attitude about early marriage. The theoretical basis is Stimulus-Organism-Response (SOR) with a quantitative approach and pre-experimental one group pretest and posttest design. The results of the analysis from 120 pretest and posttest using the IBM SPSS 25 through the F test and t test showed that the p-value of Knowledge Level (X1) and Watching Movie (X2) was 0.000 and

Citation



    SERVICES DESK