<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103658">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOPATOLOGI CACING ASCARIDIA GALLI    SETELAH DIRENDAM EKSTRAK ETANOL DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES LINN) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMAD ABDUL GHANIF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ascaridiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing Ascarida galli yang menyebabkan menurunnya produktifitas dan kerugian ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh daun bandotan terhadap kerusakan kutikula, usus, dan uterus cacing Ascardia galli secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan ekstraksi etanol daun bandotan dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75% serta NaCl 0,9% sebagai kontrol negatif dan albendazol sebagai kontrol positif. Kemudian uji fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa pada bandotan. Sampel kemudian diuji secara in vitro dan dilakukan pemeriksaan histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin- Eosin. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan melihatat kerusakan yang terjadi. Hasil uji fitokimia didapatkan senyawa yang terdapat pada bandotan yaitu alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan tanin. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan tingkat kerusakan pada bagian kutikula, usus, dan uterus semakin parah. Dapat disimpulkan bahwa daun bandotan berpotensi sebagai kandidat antelmintik alternatif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ascardia galli, daun bandotan (Ageratum conyzoides linn), kutikula, usus, uterus&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103658</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-06 14:38:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 16:26:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>