Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INTENSITAS PENGGUNAAN BAHASA ACEH DALAMRNMASYARAKAT DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
CUT LUTHFIA. BS - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rostina Taib - 196709101992032001 - Dosen Pembimbing I
Armia - 197108221998021001 - Dosen Pembimbing II
Wildan - 196301221987031001 - Penguji
Budi Arianto - 197201232005011001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1706102010035
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP UNSYIAH., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Luthfia Bs, Cut. 2022. Intensitas Penggunaan Bahasa Aceh dalam Masyarakat di
Kota Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dra. Rostina Taib, M.Hum. (2) Armia, S.Pd., M. Hum.
Kata Kunci: Intensitas, penggunaan, bahasa Aceh
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis intensitas pemakaian bahasa Aceh
dalam masyarakat di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh warga Kota Banda Aceh yang berdomisili di 3 Kecamatan yaitu kecamatan
Kuta Alam, kecamatan Ulee Kareng dan kecamatan Syiah Kuala dengan total
populasi 102731 orang. Penentuan sampel dengan menggunakan rumus slovin,
jumlah sampel sebanyak 100 orang. Sampel tersebar di tiga kecamatan, penarikan
sampel dengan perbandingan besar kecilnya jumlah populasi dengan prosedur
perhitungan proporsi yang dilakukan dengan jumlah populasi setiap kecamatan
dibagi dengan populasi keseluruhan dikali dengan jumlah sampel secara keseluruhan,
sehingga diperoleh kecamatan Kuta Alam sebanyak 41 orang, kecamatan Ulee
Kareng sebanyak 32 orang dan kecamatan Syiah Kuala 27 orang. Sampel tersebut
peneliti membagi tiga kelompok yaitu pelajar, mahasiswa dan orang tua. Teknik
pengumpulan data dengan mengedarkan angket. Teknik analisis data dengan
menggunakan rumus persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan intensitas
penggunaan bahasa Aceh dalam masyarakat di kota Banda Aceh masih tinggi. Secara
umum masyarakat kota Banda Aceh suka menggunakan Bahasa Aceh sebagai alat
komunikasi saat berada di rumah dan frekuensinya pun lebih dari 6 jam per hari
dalam keluarga. Masyarakat kota Banda Aceh jarang menggunakan bahasa Aceh saat
berada di tempat kerja, kampus dan sekolah. Frekuensi penggunaan bahasa Aceh pun
kurang dari 6 jam per hari. Masyarakat kota Banda Aceh sering menggunakan bahasa
Indonesia dengan orang yang baru, karena masayarakat tidak mengenal atau
mengetahui apakah orang baru tersebut lancar berbahasa Aceh atau tidak.
PENGGUNAAN BAHASA ASING PADA RUANG PUBLIK DI KOTA BANDA ACEH (Atikah Khalisah, 2024)
ANALISIS PERGESERAN BUDAYA PENGGUNAAN BAHASA ACEH DALAM INTERAKSI MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH (STUDI PENGGUNAAN BAHASA ACEH DALAM INTERAKSI SIMBOLIK BLUMER) (Nurul Izzati, 2024)
ANALISIS KESALAHAN BAHASA DALAM KAIN RENTANG DI KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Silvia Kesuma Budi, 2021)
PENGGUNAAN BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO) PADA SIARAN BERITA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PENYANDANG TUNARUNGU DI KOTA BANDA ACEH (Jannata Zuhir, 2019)
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI) PADA SIARAN BERITA TVRI NASIONAL (STUDI PADA PENYANDANG TUNARUNGU DI KOTA BANDA ACEH) (Siti Nur Chotimah A, 2017)