<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103639">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG DERMATOFITA PADA GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI CONSERVATION RESPON UNIT TRUMON ACEH SELATAN.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risky Aprianda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG DERMATOFITA PADA GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) &#13;
DI CONSERVATION RESPON UNIT TRUMON &#13;
ACEH SELATAN&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) merupakan mamalia darat terbesar yang hidup di muka bumi pada saat ini dengan status konservasi critically endangered yang ditetapkan oleh International Union For The Conservation Of Nature And Natural Resources (IUCN). Conservation Respon Unit merupakan salah satu Lembaga konservasi gajah sumatera yang bersifat in-situ, dimana gajah-gajah jinak diperuntukkan untuk membantu kegiatan patrol hutan dan mitigasi konflik antara satwa dan manusia khususnya gajah sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi kapang dermatofita pada sampel yang di peroleh dari empat individu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang berada di Conservation Respon Unit Trumon, Aceh Selatan. Sampel berupa kerokan telapak kaki dan kuku yang diisolasi pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) selama 5-14 hari dengan suhu ruangan 36oC. Diamati secara makroskopis untuk melihat warna, tekstur, dan bentuk koloni dan pengamatan secara mikroskopis dengan bantuan zat warna lactophenol cotton blue (LCPB) untuk melihat adanya makrokonidia, mikrokonidia dan hifa yang tumbuh pada sampel dengan perbesaran 200x dan 400x. Data analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan empat sampel yang diuji teridentifikasi kapang dermatofita dengan genus. Trichophyton sp pada dua sampel gajah bernama Siska dan Nanik. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa kapang dermatofita dapat diisolasi dan teridentifikasi dengan genus Trichophyton sp pada gajah sumatera yang berada di CRU Trumon, Aeh Selatan.&#13;
Kata kunci: Gajah sumatera, kaki gajah,  kapang  dermatofita,  konservasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103639</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-06 12:41:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 15:02:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>