GAMBARAN SISTEM INTERPERSONAL PERAWAT PELAKSANA DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP BADAN PELAYANAN KESEHATAN JIWARN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN SISTEM INTERPERSONAL PERAWAT PELAKSANA DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP BADAN PELAYANAN KESEHATAN JIWARN BANDA ACEH


Pengarang

Budi Satria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0071122475

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem interpersonal merupakan suatu sistem dimana antara perawat dan pasien saling berhubungan satu sama lainnya untuk mengidentifikasi permasalahan dan untuk menetapkan serta mencapai tujuan. Sistem ini dapat dilihat melalui aksi persepsi, reaksi, interaksi, dan transaksi perawat pelaksana dalam pemberian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem interpersonal perawat pelaksana dalam pemberian asuhan keperawatan di Ruang Rawat lnap Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Banda Aceh. Kerangka kerja yang digunakan adalah kerangka kerja keperawatan berdasarkan teori pencapaian tujuan King. Desain penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan metode non probabilty sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulandata dilakukan dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala bertingkat yang memuat yang memuat 20 pernyataan. Data dianalisis secara manual dengan menentukan persentase kemudian dikatagorikan berdasarkan teknik katagori jenjang ordinal. Hasil penelitian yang dilakukan dari tanggal 11- 19 juli 2005 diperoleh aksi persepsi berada pada katagori balk (68,1 %), reaksi berada pada katagori baik (51,1 %), interaksi berada pada katagori baik (55,3%), dan transaksi perawat pelaksana berada pada katagori baik (51,1%). Secara keseluruhan didapatkan bahwa gambaran sistem interpersonal perawat pelaksana dalam pemberian asuhan keperawatan berada pada katagori baik (55,3%). Sesuai hasil penelitian disarankan kepada bidang keperawatan di BPKJ Banda Aceh agar menambah tenaga perawat pelaksana, membentuk pengorganisasian kerja yang lebih baik serta memberikan konseling kepada perawat yang terkena musibah.



Kata kunci : sistem interpersonal, perawat pelaksana, asuhan keperawatan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK