<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103599">
 <titleInfo>
  <title>KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PPKN DI TINGKAT SMP SE-KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvia Mardiana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berkaitan tentang: Kompetensi Pedagogik Guru PPKn di Tingkat SMP Se-Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendekripsikan kompetensi pedagogik guru PPKn di tingkat SMP Se-Kabupaten Aceh Besar, (2) Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat kompetensi pedagogik guru PPKn di tingkat SMP Se-Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,observasi, dan survei. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang guru PPKn dan 3 peserta didik dari 3 sekolah di Kabupaten Aceh Besar. Langkah-langkah dalam menganalisis data mengguankan teori Miles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik guru PPKn di tingkat SMP se-Kabupaten Aceh Besar yaitu masih dalam kategori rendah. Kompetensi pedagogik dalam katagori baik yakni guru PPKn mampu mengembangkan kurikulum dengan kriteria baik, hal ini jelas terlihat dari RPP yang telah dirumuskan,dan kompetensi menguasai karakteristik peserta didik. Sedangkan kompetensi pedagogik yang jelas terlihat dalam katagori kurang baik yakni menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran, kompetensi manfasilitasi pengembangan potensi peserta didik, dan kompetensi memanfaatkan teknologi informasi komunikasi untuk keperluan pembelajaran. (2) Faktor pendukung kompetensi padagogikdengan adanya supervisi, rapat mingguan yang diselenggrakan oleh sekolah, adanya pelatian dan penataran sertaprogram MGMP. Faktor penghambat kompetensi padagogik adanya keterbatasan sarana dan prasarana, guru PPKn masih menunjukkan kelemahan dalam menguasai startegi, model, dan metode pembelajaran yaitu hanya fokus pada metode ceramah dan diskusi saja, dan guru kurang mahir dalam penggunakan TIK.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103599</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 23:08:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 11:40:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>