<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103573">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT PEKING (AGROSTIS STOLONIFERA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIFKI MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Erosi tanah adalah suatu proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanah atas, salah satu penyebab terjadinya adalah hujan. Tanaman penutup (vegetasi) memiliki sifat melindungi tanah dari timpaan-timpaan keras titik—titik curah hujan ke permukaan tanah, dan juga dapat memperbaiki susunan tanah dengan bantuan akar-akarnya yang menyebar. Rumput jepang merupakan salah satu tanaman penutup yang baik untuk melindungi permukaan tanah karena mempunyai struktur akar tanaman yang kuat dan kerapatan akar besar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh intensitas hujan dan kemiringan lereng terhadap erosi pada lahan yang ditanami Oleh rumput peking (Agrostis Stolonifera) sehingga diperoleh gambaran dari perlakuan mana yang paling berpengaruh terhadap erosi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hidroteknik dengan menggunakan hujan buatan yang berasal dari alat rainfall simulator dan petak-petak kecil sebagai lahan pengamatan terjadinya erosi. Variasi intensitas hujan yang di uji pada percobaan ini sebesar (37,5; 50; 62,5) mm/5menit dan kemiringan lereng sebesar (0; 10; 20)0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemiringan lereng paling berperan dalam memperbesar nilai erosi tanah dibandingkan intensitas hujan. Dengan adanya pengaruh kemiringan lereng, besar erosi pengukuran bertambah sebesar 200-300 % dari setiap tingkatan intensitas. Sedangkan untuk pengaruh intensitas, besar erosi pengukuran bertambah sebesar 100-200 % dari setiap tingkatan kemiringan. Dengan perhitungan regresi linier antara erosi, intensitas hujan dan kemiringan lereng diperoleh model erosi A = 35,6 + 0,277 1 + 0,328 S, dengan A adalah besar erosi, I adalah intensitas hujan dan S adalah kemiringan lereng. Dari persamaan tersebut diketahui koefisien determinasi sebesar 0,862 yang berarti bahwa pemodelan erosi tersebut baik untuk digunakan. Untuk kalibrasi antara pengukuran erosi dan estimasi erosi dengan metode USLE diperoleh koefisien pengelolaan tanaman (C) untuk rumput jepang sebesar 0,320 dengan koefisien determinasi sebesar 0,850, sehingga nilai C = 0,320 baik digunakan untuk penutup lahan rumput jepang dengan karakteristik tanah yang sama dengan percobaan ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : erosi, intensitas hujan, kemiringan lereng, rumput peking.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 15:54:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-06 09:59:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>