<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103488">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI KECEPATAN POTONG DAN PENGKONDISIAN RNTEMPERATUR BENDA KERJA TERHADAP KUALITAS DIMENSI PROSES MICRO MILLING PADA MATERIAL KUNINGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Achmad Rivai</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses pemesinan merupakan salah satu teknologi produksi yang hampir diperlukan pada setiap produk. Pada era modern ini setiap perindustrian terus berkembang seiring dengan perkembangan tersebut, munculah miniaturisasi dari proses pemesinan, salah satunya yaitu micro milling. Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan pada kualitas dimensi lebar pemotongan dari parameter yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur lebar dimensi pada material kuningan dengan ketebalan plat 4 mm dan menggunakan mata pahat jenis end mill JST-CUT berdiameter 0,4 mm dengan material pahat carbide HRC58, dengan menggunakan kecepatan potong 15, 20, dan 25 m/min dan menggunakan -3°C, 0°C dan temperatur ruangan sebagai parameter pemotongan. Pengamatan pada dimensi pemotongan dari hasil milling dengan menggunakan microscope dan kemudian diukur. Didapatkan hasilnya Pada kecepatan potong 15 m/min untuk temperatur -3°C, 0°C dan temperatur ruangan masing-masing memiliki ukuran dimensi sebesar 0.4087, 0.4066 dan 0.4021 mm. Dimana ukuran dimensi tertinggi pada proses temperatur -3°C dengan ukuran dimensi sebesar 0.4087 mm dan pada kecepatan potong 25 m/min untuk temperatur -3°C, 0°C dan temperatur ruangan masing-masing memiliki ukuran dimensi sebesar 0.4062, 0.4040 dan 0.4022 mm. Dimana ukuran dimensi terendah terdapat pada proses temperatur ruangan dengan ukuran dimensi 0.4022 mm. Dari penelitian ini akan menghasilkan variasi dari dimensi pemotongan yang akan dapat disimpulkan menjadi parameter pemesinan pilihan. Dengan penelitian ini semoga dapat meningkatkan kemampuan serta keakuratan pemesinan micro milling di Universitas Syiah Kuala, Indonesia dan dunia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103488</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 12:48:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 14:44:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>