<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103476">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO TERHADAP PELAKSANAAN PROYEK BANGUNAN AIR DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dalilah Athifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek bangunan air merupakan suatu bidang yang dinamis dan tentunya tidak akan pernah terhindar dari risiko, baik itu risiko dalam skala kecil maupun dalam skala besar. Maka dari itu, diperlukan analisis risiko terhadap biaya, waktu dan kualitas sehingga dapat mengurangi dampak negatif yang akan terjadi pada proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi, dampak, menganalisis risiko kuantitatif dan kualitatif pada pelaksanaan proyek bangunan air terhadap biaya, waktu dan kualitas. Responden ditujukan kepada direksi, project manager dan engineer dari perusahaan kontraktor yang terlibat dalam proyek bangunan air di Provinsi Aceh dengan APBA Tahun 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis frequency index (FI), severity index (SI), risk importance index (RII) dan risk matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis frekuensi risiko pada 72 variabel  yaitu kriteria risiko “sangat sering” terdapat 1 variabel. Dampak risiko terhadap waktu menghasilkan kriteria risiko tertinggi yaitu kriteria risiko “tinggi” berjumlah 2 variabel. Dampak risiko terhadap biaya menghasilkan risiko tertinggi yaitu kriteria risiko “sedang” berjumlah 12 variabel. Sedangkan dampak risiko terhadap kualitas yang menghasilkan kriteria risiko tertinggi termasuk “sedang” berjumlah 3 variabel. Nilai tertinggi variabel untuk risk importance index (RII) pada waktu, biaya dan kualitas adalah variabel keadaan cuaca tidak menentu (M1). Variabel M1 terhadap waktu sebesar 0,784, terhadap biaya sebesar 0,460, dan terhadap mutu sebesar 0,373. Matriks risiko terhadap waktu, risiko tertinggi adalah “Ekstrim” yaitu variabel M1. Matriks risiko pada biaya dan mutu, klasifikasi risiko tertinggi adalah “Tinggi” yaitu variabel M1. Dan untuk variabel keadaan cuaca tidak menentu (M1) merupakan variabel risiko tertinggi pada matriks risiko waktu, biaya, dan mutu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam merencanakan proyek bangunan air selanjutnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103476</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 10:56:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 10:59:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>