<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103453">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PERBAIKAN STABILITAS DINAMIS SISTEM TENAGA 150 KV DENGAN STATCOM BERBASIS MODULAR MULTILEVEL CONVERTER (MMC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT RAISSA SHABIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gangguan pada sistem kelistrikan disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah perubahan kestabilan sistem. Kestabilan dinamis merupakan kestabilan sistem atas gangguan kecil akibat perubahan beban kecil dan bertingkat. Masalah dapat diatasi dengan penggunaan STATCOM (Static Synchronous Compensator) berbasis MMC (Modular Multilevel Converter) yakni salah satu dari kompensator daya reaktif pada sistem yang mana dapat menyerap dan menambah besar daya reaktif pada sistem menggunakan MMC. Pada penelitian ini dilakukan perancangan simulasi menggunakan matlab Simulink untuk melihat dampak dari pengggunaan STATCOM untuk memperbaiki kestabilan dinamis dari sistem transmisi 150 kV. Simulasi pada skripsi ini dirancang menajadi dua yaitu sistem dengan penggunaan STATCOM dan sistem tanpa penggunaan STATCOM untuk melihat bagaimana sistem berhasil kembali ke keadaan stabilnya setelah terjadi perubahan beban. Kemudian, hasil kedua simulasi tersebut dibandingkan untuk mengatahui manfaat penggunaan STATCOM. Pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwasanya penggunaan M-STATCOM pada sistem tenaga 150 kV lebih baik dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan M-STATCOM dalam perbaikan stabilitas dinamis. Nilai daya aktif yang terukur lebih besar yaitu sebesar 63,6 MW untuk sistem dengan penggunaan M-STATCOM dan 60,35 MW dengan sistem tanpa penggunaan M-STATCOM. Dan untuk daya reaktifnya lebih rendah yaitu 17,7 MVAR dibandingkan sistem tanpa M-STATCOM yaitu 18,01 MVAR.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103453</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 00:45:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 11:24:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>