<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103452">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Revanza Barizqi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan bahan bakar (LPG) terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan bahan bakar alternatif untuk menjamin ketersediaan energi di masa depan. Sesuai rencana Dewan Energi Nasional pada tahun 2025, pemerintah akan mensubstitusi 20% LPG menjadi Dimetil eter. Dimetil eter memiliki sifat seperti LPG, lebih ramah lingkungan, dan bahan baku pembuatnya lebih fleksibel seperti batubara, biomassa, dan gas alam.&#13;
Proses produksi Dimetil Eter dari metanol dilakukan melalui 3 tahapan proses. Proses pretreatment bahan baku, menaikkan tekanan dan menguapkan metanol menjadi fasa gas. Kemudian, sinteta dimetil eter berlangsung dalam reaktor jenis fixed bed dengan kondisi operasi T=200℃ dan P= 12 atm, menggunakan katalis alumina silika. Kemudian pemisahan produk untuk mendapatkan dimetil eter sebesar 99,85 %berat dengan menara distilasi.&#13;
Pabrik dimetil eter ini memiliki kapasitas sebesar 250.000 Ton/Tahun. Dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 129 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur. Sumber air untuk keperluan utilitas berasal dari Sungai Guntung, Kalimantan Timur.&#13;
Pabrik ini mambutuhkan Fixed Capital Investment (FCI) sebesar &#13;
Rp.542,038,250,478,- dan Working Capital Investment (WCI) sebesar&#13;
Rp.135,509,562,619,-. Berdasarkan analisa ekonomi, pabrik ini memiliki nilai Break Event Point (BEP), Pay Out Time (POT), Internal Rate of Return (IRR), Rate of Return (ROR) sebesar 47.18 %; 1.92 Tahun; 23.36 % dan 47.9 %. Dari data tersebut disimpulkan bahwa Prarancangan Pabrik Dimetil Eter ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103452</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 00:18:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 11:19:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>