<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103445">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARHANA ZAKIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prarancangan pabrik Phthalic Anhydride menggunakan ortho xylene dan oksigen sebagai bahan baku. Proses yang digunakan adalah Von Heyden dengan penggunaan katalis Vanadium Pentoksida, dimana o-xylene berfase gas direaksikan dengan udara pada suhu 300°C dan tekanan 2 atm menggunakan reaktor fixed bed multitube. Reaksi ini bersifat eksotermis sehingga diperlukan fluida pendingin yaitu Dowtherm A untuk menjaga suhu reaktor. Produk hasil reaksi yang berfase gas keluar pada suhu 370°C, lalu didinginkan dan dikondensasikan menggunakan kondensor parsial pada suhu 180°C. Selanjutnya, dilakukan pemurnian menggunakan kolom distilasi pada suhu 123,85°C dan tekanan 1,3 atm untuk menghilangkan kandungan air dan o-xylene yang bersisa sehingga diperoleh phthalic anhydride dengan kemurnian 99,9%. Produk bawah kolom distilasi yaitu phthalic anhydride keluar pada suhu 284°C, lalu didinginkan menggunakan cooler jenis shell and tube sehingga mencapai suhu 180°C. Kemudian, dilakukan proses pemadatan menggunakan rotary drum flaker pada suhu operasi 30°C dan tekanan 1 atm untuk mendapatkan phthalic anhydride berfase padat. Pabrik ini direncanakan untuk didirikan di Kota Cilegon, Banten dengan luas tanah 32.656 m2 berdekatan sumber air Sungai Cidanau dan jumlah karyawan sebanyak 110 orang. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah:&#13;
a.	Total Capital Investment (TCI)	= Rp 2.603.948.386.645,40&#13;
b.	Total Production Cost (TPC)		= Rp 2.920.337.166.769,07&#13;
c.	Selling Cost (SC)			= Rp 3.460.433.111.785,50&#13;
d.	Laba Bersih				= Rp 489.379.188.457,68&#13;
e.	Payback Period (PBP)		= 10,67 tahun&#13;
f.	Break Event Point (BEP)		= 34%&#13;
g.	Internal Rate of Return (IRR)		= 33%&#13;
h.	Return on Investment (ROI)		= 22%&#13;
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Prarancangan Pabrik Phthalic Anhydride ini layak untuk dilanjutkan ke tahap rancangan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103445</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 21:04:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-05 10:51:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>