<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103427">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERMASALAHAN DAN SOLUSI PELAKSANAAN SERTIFIKASI TANAH WAKAF DI RNKABUPATEN ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tina Arsita Rada</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  permasalahan dan solusi pelaksanaan sertifikasi tanah wakaf di kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Responden pada penelitian ini terdiri dari 9 orang yang terdiri dari nadzir, wakif dan lembaga-lembaga yang terkait dengan pelaksanaan wakaf.  Metode pemilihan respondennya menggunakan teknik porpusive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, permasalahan pelaksanaan sertifikasi tanah wakaf di kabupaten Aceh Barat Daya adalah kurangnya sosialisasi terhadap nadzir dan wakif, kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya sertifikasi tanah wakaf, proses penunjukan nadzir yang kurang tepat, kurangnya sosialisasi dan pembinaan terhadap PPAIW, tidak tersedianya anggaran khusus dalam upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf, dan tidak adanya BWI di kabupaten Aceh Barat Daya. Sedangkan solusi yang diberikan berupa kolaborasi antar lembaga pemerintahan melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap Nadzir dan Wakif, kerja sama lintas sektor yang memiliki kompetensi di bidang wakaf untuk melakukan sosialisasi, penunjukan nadzir secara khusus, sosialisasi dan pembinaan yang maksimal terhadap PPAIW, penyediaan anggaran khusus untuk program percepatan sertifikasi tanah wakaf dan pembentukan BWI di kabupaten Aceh Barat Daya. &#13;
Kata kunci : Sertifikasi, wakaf, Permasalahan, Solusi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103427</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 15:53:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-03 12:13:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>