<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103411">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN CBR LABORATORIUM BERDASARKAN SNI 1744:</title>
  <subTitle>2012RNPADA PEMBANGUNAN RUAS JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEHRN(STA 10+050, 11+825-11+850, 16+947)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rama Fathara Adly</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tanah merupakan sebuah elemen utama dalam sebuah pembangunan proyek konstruksi. Tanah merupakan tempat dimana konstruksi dibangun, oleh karena itu tanah haruslah kuat untuk dapat menahan beban yang disalurkan di atasnya. Penelitian ini dilakukan pada Jalan tol Sigli-Banda Aceh Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar, sampel diambil dari jalan tol STA10+050, STA 11+825-850, dan STA 16+947. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui nilai CBR laboratorium dan CBR design berdasarkan SNI 1744:2012 pada tanah pada sampel jalan tol kawasan Sigli-Banda Aceh. Dalam penelitian ini dilakukan meliputi pengujian sifat-sifat fisis (berat jenis, batas plastis, analisis ukuran butiran, dan batas-batas Atterberg). Hasil dari pengujian batas-batas Atterberg  yang  telah  dilakukan  di  laboratorium,  maka  diperoleh  hasil  dari masing-masing benda uji yaitu: Indeks Plastisitas (PI) untuk STA 10+050 didapatkan 11,51%, STA 11+825-850 14,41%, dan STA16+947 non plastis. Berdasarkan hasil Indeks Plastisitas (PI) yang didapat pada titik 1 yaitu 11,51% (PI  &gt;  7)  yang  memiliki  sifat  plastisitas  tinggi,  maka  tanah  pada  titik  1  ini tergolong ke dalam jenis tanah lempung dan pada titik 2 PI 14,41%, dan 3 PI NP yaitu non plastis, maka tanah pada titik ketiga ini tergolong ke dalam jenis tanah pasir. Untuk nilai pengujian pemadatan berat menggunakan saringan No.4 untuk titik satu didapatkan hasil volume kering maksimum (γdmaks) 1,501 gr/cm³ dan kadar air optimum/Optimum Moisture Content (OMC) 24,87%, titik dua γdmaks&#13;
1,553  gr/cm³  dan  OMC  24,01%,  titik  tiga  γdmaks  1,768  gr/cm³  dan  OMC&#13;
13,23%. Pengujian CBR laboratorium berdasarkan SNI 1744:2012 didapatkan hasil CBR Design untuk titik satu 6,71%, titik dua 7,03%, dan titik tiga 7,62%. Hasil pengujian tanah berdasarkan CBR dari ketiga sampel ini didapatkan kriteria tanah dasar  sedang, karena nilai CBR yang didapat berkisar diantara 5 – 10.&#13;
&#13;
Kata Kunci :   Pemadatan Berat, CBR laboratorium,  CBR design, SNI 1744:2012&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>103411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-01 14:03:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 16:09:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>